
Bupati Kapuas HM Wiyatno memimpin rapat persiapan panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh. (Foto/Dani)
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Hamparan padi yang menguning di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, tak hanya menandai datangnya musim panen. Di balik bulir-bulir padi yang siap dipetik, tersimpan harapan baru bagi Kabupaten Kapuas untuk mengukuhkan diri sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan di Kalimantan Tengah.
Harapan itu mengemuka dalam rapat persiapan panen raya yang dipimpin Bupati Kapuas HM Wiyatno, Senin (6/7/2026).
Menurut Bupati Wiyatno, panen raya tahun ini bukan sekadar memanen hasil tanam, melainkan momentum memperlihatkan besarnya potensi pertanian Kapuas di tingkat regional hingga nasional.
Panen raya dijadwalkan berlangsung di lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Dengan rata-rata produktivitas sekitar lima ton gabah per hektare, pemerintah daerah memperkirakan produksi padi tahun ini akan memberikan kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan pangan di Kalimantan Tengah.
Optimisme itu juga ditopang dukungan pemerintah pusat melalui penyaluran berbagai alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut meliputi ratusan unit traktor roda dua, 57 unit traktor roda empat, pompa air, hingga sekitar 150 unit hand sprayer yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus produktivitas petani.
Meski demikian, Bupati Wiyatno menilai dukungan masih perlu diperkuat. Pemerintah Kabupaten Kapuas mengusulkan tambahan bantuan berupa mesin panen combine harvester serta rice milling unit (RMU) agar proses panen lebih cepat dan hasil gabah dapat diolah sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Ia mengatakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian. Dengan luas lahan yang dimiliki, Kapuas diyakini mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan Kalimantan Tengah.
Tak hanya pertanian, perhatian pemerintah pusat juga mulai menyentuh sektor kelautan. Kabupaten Kapuas direncanakan memperoleh pembangunan tiga kawasan Kampung Nelayan di Kecamatan Kapuas Kuala yang akan dilengkapi pasar ikan, pabrik es, dan berbagai fasilitas pendukung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Bagi Kabupaten Kapuas, panen raya tahun ini menjadi lebih dari sekadar penutup musim tanam. Hamparan padi yang menguning menjadi simbol harapan agar pertanian dan perikanan terus tumbuh sebagai penyangga ekonomi masyarakat, sekaligus mengokohkan posisi daerah ini sebagai salah satu lumbung pangan Kalimantan Tengah. (*/dn)

