
KASONGAN, KALTENGTERKINI. CO.ID – Wakil Bupati Katingan, Firdaus, berpesan agar para santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akhlak, tetapi juga cakap dalam ilmu umum dan teknologi.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026 yang dipusatkan di Halaman Pondok Pesantren Al-Qur’an Sabilal Anwar Al Banjari, Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Minggu (1/11/2026).
Firdaus menegaskan, peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momen ini menjadi pengingat atas jasa besar ulama dan santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, sekaligus refleksi untuk memperkuat peran santri di era modern.
“Santri punya potensi luar biasa untuk jadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan peduli lingkungan. Ilmu agama harus berjalan beriringan dengan pengetahuan umum dan keterampilan, supaya santri mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan jati diri dan moral,” tegas Firdaus.
Ia juga menyoroti tantangan era digital. Menurutnya, derasnya arus informasi dan pesatnya teknologi harus disikapi dengan bijak. Santri diminta mampu memanfaatkan teknologi untuk hal positif, memperluas wawasan, dan meningkatkan kapasitas diri, namun tetap berpegang teguh pada nilai agama, etika, dan budaya bangsa.
“Ukuran keberhasilan menuntut ilmu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi seberapa besar manfaatnya untuk orang lain. Santri harus tumbuh menjadi pribadi yang santun, disiplin, mandiri, dan menjadi perekat kerukunan di tengah keberagaman,” harapnya.
Melalui momentum Hari Santri 2026 ini, Wabup Firdaus berharap semangat perjuangan santri dapat diimplementasikan dalam aksi nyata, baik melalui peningkatan kualitas diri, kepedulian sosial, maupun kontribusi aktif bagi kemajuan Kabupaten Katingan.
“Peringatan ini mengingatkan kita bahwa membangun daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur. Kuncinya ada pada kualitas SDM yang berilmu, berakhlak mulia, menjaga persatuan, dan punya semangat pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. (*)

