
KASONGAN, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati Katingan Saiful berharap desa-desa yang masuk nominasi Kampung Nelayan Merah Putih dapat memperoleh bantuan dari pemerintah pusat guna meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat nelayan.
Saiful menegaskan Kabupaten Katingan memiliki potensi perikanan yang sangat besar, baik dari perikanan tangkap maupun budidaya. Dengan luas wilayah sekitar 20 ribu kilometer persegi, sektor perikanan menjadi salah satu sumber penghidupan penting bagi masyarakat.
Terlebih, Sungai Katingan yang membelah wilayah kabupaten sepanjang sekitar 640 kilometer dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Terutama di wilayah bagian selatan, sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari hasil perikanan. Kita menginginkan pendapatan nelayan meningkat,” ujarnya, Kamis (5/11/2026),
Saiful menyambut baik kehadiran tim penilai yang akan turun langsung melihat kondisi desa-desa nominasi. Ia berharap proses penilaian dilakukan secara objektif dan melihat kondisi di lapangan secara jernih.
Menurutnya, data-data yang telah dihimpun nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam menentukan dukungan dan bantuan bagi desa-desa yang diusulkan.
“Kita berharap desa yang masuk nominasi ini bisa mendapatkan bantuan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para nelayan,” harap Saiful.
Untuk diketahui, tahun ini terdapat 10 desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan yang menjadi objek penilaian nominasi Kampung Nelayan Merah Putih.
Kesepuluh wilayah tersebut yakni Desa Samba Bakumpai, Buntut Bali, Kelurahan Pendahara, Kelurahan Kasongan Lama, Desa Jahanjang, Telaga, Galinggang, Tumbang Bulan, Kampung Melayu, dan Sebangau Jaya.
Melalui program tersebut, Pemkab Katingan berharap potensi perikanan daerah dapat semakin dikembangkan, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. (*/Red)

