
KASONGAN, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperluas pemerataan akses internet hingga ke wilayah pelosok. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi), perangkat Starlink kini didistribusikan ke sejumlah fasilitas pelayanan publik yang berada di kawasan blankspot.
Penyaluran perangkat tersebut mulai dilakukan sejak 1 Oktober 2026. Distribusi kemudian diperluas secara langsung ke sejumlah kecamatan, termasuk Marikit, Katingan Hulu, dan Bukit Raya pada 27–30 Oktober 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Katingan untuk mengatasi keterbatasan jaringan internet di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan konektivitas secara memadai.
Kepala Diskominfostandi Katingan, HM Manalu, mengatakan penyediaan Starlink ini difokuskan untuk memastikan fasilitas pelayanan publik di daerah terpencil bisa menikmati akses internet yang lebih stabil.
“Starlink ini kami salurkan untuk fasilitas pelayanan publik yang selama ini kesulitan jaringan. Dengan adanya perangkat ini, pelayanan kepada masyarakat tidak lagi terkendala sinyal, dan aktivitas pemerintahan di kecamatan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” ujar HM Manalu, Rabu (4/11/2026).
Menurutnya, ketersediaan internet kini menjadi kebutuhan utama, bukan lagi pelengkap. Tanpa jaringan yang memadai, administrasi pemerintahan menjadi lambat dan pelayanan kepada masyarakat ikut terganggu, terutama di kecamatan yang masih menghadapi keterbatasan komunikasi.
Selain memperluas distribusi, Diskominfostandi juga mengimbau calon penerima bantuan yang belum mengambil perangkat agar segera melakukan pengambilan sesuai ketentuan yang telah disampaikan.
Pemkab Katingan berharap pemanfaatan teknologi Starlink dapat memperkuat konektivitas digital hingga ke wilayah paling terpencil. Dengan begitu, fasilitas pelayanan publik di kawasan blankspot bisa menjalankan aktivitas pemerintahan dan melayani masyarakat tanpa lagi terkendala persoalan jaringan internet. (*/Red)

