
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Penguatan kelembagaan dan pembinaan generasi muda menjadi perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) dan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Kapuas 2026.
Wakil Bupati Kapuas Dodo membuka kegiatan tersebut mewakili Bupati HM Wiyatno di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan, Jalan Melati, Kuala Kapuas, Kamis (5/11/2026).
Membacakan sambutan bupati, Dodo meminta pengurus kedua lembaga menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan menjawab kebutuhan umat hingga tingkat kecamatan dan desa.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan generasi muda Hindu Kaharingan, terutama dalam menjaga seni dan tradisi keagamaan sekaligus membentuk karakter yang berakhlak mulia, cerdas, dan tangguh.
“Sinergi program lembaga keagamaan dengan pemerintah daerah juga perlu ditingkatkan. Kerukunan intern maupun antarumat beragama harus terus dirawat dengan menjunjung falsafah Huma Betang,” kata Dodo.
Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan Pusat, Walter S. Penyang, bersama Ketua LPT-IK Pusat Parada LKDR mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan umat Hindu Kaharingan di Kapuas.
Keduanya juga mendorong penguatan tradisi basarah serta persiapan kontingen Kapuas menghadapi Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2027 di Palangka Raya.
Raker mengangkat tema “Dengan Semangat Penyang Hinje Simpei Kita Tingkatkan Kualitas Kelembagaan Hindu Kaharingan”.
Kegiatan diikuti 93 peserta dari pengurus kecamatan dan majelis kelompok se-Kabupaten Kapuas.
Agenda dibagi dalam dua tahapan. Raker MD-AHK berlangsung pada 4–6 November 2026, sedangkan Raker LPT-IK dijadwalkan pada 6–8 November 2026. (dn)

