
JAKARTA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas menyiapkan dua alternatif lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Salah satu lokasi yang ditawarkan memiliki luas sekitar 40 hektare dan berjarak lima menit dari pusat Kota Kuala Kapuas.
Kesiapan tersebut disampaikan Bupati Kapuas HM Wiyatno dalam rapat konsultasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat bersama Kementerian Pekerjaan Umum di Gedung Sumber Daya Air, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
Dua lokasi yang disiapkan pemerintah daerah berada di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, dan Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir. Keduanya akan menjadi alternatif dengan mempertimbangkan kondisi lahan, aksesibilitas, serta kesiapan infrastruktur.
Bupati Wiyatno mengatakan pemerintah daerah siap mendukung pembangunan melalui penyediaan lahan, akses jalan, infrastruktur pendukung, serta pemenuhan persyaratan administrasi dan sertifikasi tanah.
Salah satu lahan yang ditawarkan merupakan aset pemerintah daerah. Selain telah dipersiapkan dari sisi administrasi dan sertifikasi, lokasinya juga dinilai memiliki akses yang memadai untuk mendukung pembangunan.
Pemkab Kapuas bahkan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar melalui APBD Perubahan untuk pekerjaan pematangan lahan dan peningkatan akses jalan.
Dalam rapat tersebut, pembahasan juga mencakup karakteristik lahan, potensi risiko pembangunan, kesiapan infrastruktur, serta pengenalan desain Sekolah Rakyat tahap III.
Bupati Wiyatno berharap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut dapat segera direalisasikan. Pemerintah daerah, kata dia, siap melengkapi berbagai kebutuhan tambahan agar rencana pembangunan tidak terkendala persyaratan teknis maupun administrasi.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, Kepala Dinas Sosial Karolinae, Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, Kepala DPMPTSP Teguh Yunianto, serta Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Heni Mariati. (dn)

