
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, memimpin Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Lantai I Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/6/2026).
Dalam sambutannya, Linae Victoria Aden menegaskan bahwa pengambilan sumpah/janji bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan bentuk komitmen moral dan pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara.
Ia menekankan bahwa status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kejujuran, dan tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan ASN adalah kehormatan sekaligus amanah mulia yang harus dijaga dan dilaksanakan sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Linae.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik saat ini menuntut ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, disiplin, serta etos kerja. Di era digital, pelayanan kepada masyarakat harus semakin cepat, mudah, responsif, transparan, dan akuntabel.
Linae juga mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, anggaran harus dikelola secara terukur, tepat guna, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selain itu, ia meminta seluruh ASN menjauhi berbagai bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang, serta menghindari budaya pamer atau flexing dan gaya hidup berlebihan yang dapat mencederai citra aparatur negara.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, melaporkan bahwa kegiatan pengambilan sumpah/janji PNS tahun ini diikuti oleh 647 peserta dari total sekitar 8.646 PNS di lingkungan Pemprov Kalteng.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 361 peserta mengikuti kegiatan secara luring, sedangkan 286 peserta lainnya mengikuti secara daring.
Menurut Lisda, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ASN terhadap nilai-nilai dasar PNS, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta membentuk aparatur yang berintegritas dan berakhlak mulia.
“Dengan kegiatan ini, PNS diharapkan memahami nilai-nilai dasar ASN, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta menjadi PNS yang berintegritas dan berakhlak mulia,” tuturnya.

