
KASONGAN, KALTENGTERKINI.CO.ID – DPRD Kabupaten Katingan meminta pemerintah daerah untuk tidak lagi terjebak dalam pola kerja konvensional.
Anggota DPRD Katingan, Sugianto, menegaskan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib melahirkan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, inovasi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak. Perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat menuntut pemerintah untuk berbenah.
“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara-cara lama. Inovasi adalah kunci. DPRD sangat mendukung kalau ada OPD yang menciptakan terobosan, baik itu inovasi pelayanan publik, tata kelola, maupun yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Sugianto, Selasa (3/11/2026).
Ia menilai Katingan menyimpan banyak potensi yang belum tergarap maksimal. Mulai dari pertanian, perikanan, pariwisata, hingga pelayanan administrasi.
Sebagai contoh, OPD bisa menghadirkan layanan keliling ke desa-desa, mengembangkan sistem perizinan digital yang tidak berbelit, hingga membantu pemasaran produk UMKM berbasis potensi lokal agar naik kelas.
Agar inovasi tersebut tidak berhenti di wacana, Sugianto meminta pemerintah daerah menyiapkan dukungan anggaran yang memadai.
“Jangan takut berinovasi. Selama itu untuk kebaikan masyarakat dan sesuai aturan, DPRD pasti di belakang. Kami di Banggar juga siap mendukung dari sisi penganggaran,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta Bappedalitbang Katingan agar lebih proaktif dalam memfasilitasi tumbuhnya inovasi hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Salah satu caranya, kata Sugianto, adalah dengan menggelar kompetisi inovasi secara rutin.
“Dengan adanya kompetisi, ide-ide kreatif akan muncul dari bawah. Inilah yang kita butuhkan untuk membangun Katingan yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (*/Red)

