
KOTAWARINGIN BARAT, KALTENGTERIINI.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pangkalan Bun terus memperkuat upaya perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hingga ke tingkat desa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahli waris peserta di Desa Ajang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan dihadiri Pemerintah Desa Ajang, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik pekerja formal maupun pekerja informal.
Selain penyampaian materi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris peserta sebagai wujud nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan sosial kepada pekerja dan keluarganya.
Santunan Jaminan Kematian yang diserahkan merupakan hak peserta BPJS Ketenagakerjaan yang telah terdaftar dan memenuhi ketentuan program.

Penyerahan santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bukti nyata manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Secara terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pangkalan Bun, Nurul Indahyati menyampaikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan seluruh pekerja tanpa memandang jenis profesinya.
“BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperluas perlindungan hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pekerja di desa.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini kami ingin memastikan masyarakat memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan kepada ahli waris hari ini menjadi bukti nyata bahwa program ini hadir untuk memberikan perlindungan dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga ketika risiko kerja maupun risiko kematian terjadi,” ujar Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Nurul Indahyati.
Ia juga mengajak seluruh pemerintah desa untuk terus berperan aktif dalam mendukung perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai program perlindungan bagi pekerja rentan, perangkat desa, pelaku usaha mikro, petani, nelayan, pedagang, hingga pekerja mandiri lainnya.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak masyarakat Desa Ajang yang memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan dan terdorong untuk menjadi peserta aktif.
Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu menciptakan perlindungan yang menyeluruh bagi para pekerja sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan sejahtera.

