
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – DPRD Kabupaten Kapuas menilai panen raya padi di lahan seluas 25.817 hektare menjadi penanda besarnya potensi pertanian daerah dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Capaian tersebut dinilai memperkuat posisi Kabupaten Kapuas sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Tengah.
Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Ardiansah, S.Hut., M.M., mengatakan sektor pertanian harus tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Menurut dia, hamparan sawah yang tersebar di Kecamatan Bataguh dan Kecamatan sekitarnya selama ini menjadi sentra utama produksi padi di Kabupaten Kapuas.
“Potensi yang dimiliki merupakan modal strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ucap Ardiansah, Rabu, 15 Juli 2026.
Ardiansah menjelaskan, Kabupaten Kapuas juga termasuk dalam Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP).
Dukungan lahan pertanian yang luas, menurut dia, menjadi kekuatan utama untuk meningkatkan produksi pangan di daerah.
Politikus Partai Golkar itu optimistis kontribusi Kabupaten Kapuas terhadap program swasembada pangan nasional akan terus meningkat apabila didukung kebijakan yang berkelanjutan dan penguatan sektor pertanian.
“Dengan dukungan lahan yang masih luas, kami di DPRD optimistis kontribusi Kabupaten Kapuas terhadap target swasembada pangan nasional akan terus meningkat,” ujar Ardiansah.
Ia menambahkan, keberhasilan pengembangan sektor pertanian tidak dapat dilepaskan dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani.
“Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian,” tandasnya. (*/dn)

