
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi saja. Tetapi juga menjadi refleksi bagi penguatan kinerja pemerintahan di Kota Palangka Raya.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi menyebut, nilai-nilai yang terkandung dalam Idulfitri, seperti kebersamaan dan saling memaafkan, perlu diterjemahkan lebih jauh ke dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan.
Selain itu momen lebaran sudah seharusnya dimanfaatkan sebagai titik evaluasi terhadap hubungan kerja antarlembaga pemerintah, sekaligus memperbaiki pola komunikasi yang selama ini berjalan.
“Idulfitri bukan hanya soal tradisi tahunan, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi bagaimana sinergi antarpemangku kepentingan sudah berjalan, dan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Subandi menekankan, tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks membutuhkan koordinasi yang solid serta keterbukaan antar institusi. Tanpa komunikasi yang baik, kebijakan yang dihasilkan berpotensi tidak tepat sasaran.
Ia berharap agar semangat rekonsiliasi yang hadir dalam Idulfitri dapat mendorong terciptanya suasana kerja yang lebih harmonis dan produktif di lingkungan pemerintahan.
“Semangat saling memaafkan ini harus menjadi dasar untuk memperkuat kerja sama yang lebih konkret, bukan hanya seremonial,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh konsistensi pelaksanaan dan kekompakan antarlembaga.
“Idulfitri sebagai momentum evaluasi dan penguatan sinergi, diharapkan program pembangunan di Palangka Raya dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Subandi. (*/Red)

