
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas kembali melanjutkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi dan kambing.
Sebanyak 500 dosis vaksin tambahan disiapkan untuk memperluas perlindungan ternak sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kapuas, drh. Anik Ariswandani kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 6 November 2026.
Ia mengatakan vaksinasi tahap pertama telah dilaksanakan pada pertengahan tahun dengan alokasi 500 dosis di sejumlah kecamatan, antara lain Mantangai, Bataguh, dan Tamban Catur.
“Setelah itu, Kabupaten Kapuas mendapat tambahan bantuan 500 dosis vaksin dari pemerintah provinsi. Vaksinasi kembali dilanjutkan untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani pada tahap pertama,” ujarnya.
lebih lanjut, ia menyebut penyaluran vaksin tambahan diprioritaskan ke sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Terusan. Pemerintah daerah berharap cakupan vaksinasi semakin luas sehingga risiko penularan PMK pada ternak dapat ditekan.
Menurut Anik, respons peternak terhadap program tersebut mulai meningkat. Sejumlah peternak bahkan aktif menanyakan jadwal vaksinasi karena ternak mereka belum memperoleh perlindungan.
Selain pemberian vaksin, petugas juga mengambil sampel darah ternak yang telah divaksin. Sampel tersebut akan diperiksa untuk mengetahui pembentukan antibodi sekaligus mengukur respons kekebalan ternak terhadap vaksin PMK.
“Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui sejauh mana vaksin membentuk antibodi dan memberikan perlindungan terhadap ternak,” pungkasnya. (dn)

