
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai mempersiapkan pelaksanaan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHal) Tahun 2026 melalui rapat koordinasi dan sosialisasi pengisian e-Survey yang digelar di Ruang Rapat Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kapuas, Kamis, 25 Juni 2026.
Rapat tersebut dipimpin Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dr. Dra. Apollonia, M.A., dan dihadiri perwakilan perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga, serta organisasi kemasyarakatan.
Apollonia mengatakan kegiatan itu menjadi langkah awal untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pengukuran IHal sekaligus memastikan pelaksanaan survei digital dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang objektif terkait kondisi harmoni sosial di daerah.
“Ayo masyarakat dan sahabat berpartisipasi dalam e-Survey IHal untuk membantu memotret tingkat harmoni masyarakat dan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Kapuas,” ujarnya usai membuka kegiatan.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kapuas, Syahlan, menjelaskan pengukuran IHal 2026 mengacu pada surat Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri serta surat Bupati Kapuas yang menjadi dasar pelaksanaannya.
Menurut Syahlan, hasil pengukuran indeks tersebut memiliki nilai strategis bagi pemerintah daerah, mulai dari mendukung perencanaan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengendalian inflasi, pengelolaan investasi, hingga memperkuat semangat gotong royong dan tata kelola pemerintahan.
Karena waktu pelaksanaan yang terbatas, ia meminta seluruh perangkat daerah, instansi, lembaga, dan organisasi kemasyarakatan ikut menyebarluaskan tautan e-Survey melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk media sosial.
“Penyebaran link e-Survey ini paling cepat melalui grup-grup media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan lainnya,” kata Syahlan.
Melalui koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap data yang terkumpul mampu memberikan gambaran akurat mengenai tingkat harmoni masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang aman, kondusif, dan berkelanjutan. (*/dn)

