
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas mulai mempercepat pemenuhan tenaga kerja konstruksi bersertifikat.
Langkah itu ditandai dengan pembukaan fasilitasi Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Hotel Al-Madani Kuala Kapuas, Selasa, 28 April 2026.
Sebanyak 100 peserta dari Kecamatan Kapuas Murung dan Pulau Petak mengikuti kegiatan yang digagas Bidang Bina Konstruksi tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kapuas H. Hargatin membuka acara. Kegiatan dihadiri perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin, tim asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta panitia.
Hargatin menyebut kegiatan ini sebagai pijakan awal memperkuat sektor jasa konstruksi daerah. Namun ia mengingatkan, kebutuhan tenaga kerja bersertifikat di Kapuas masih jauh dari target.
“Masih kurang 1.235 orang untuk mencapai 1.500 tenaga bersertifikat. Ini bukan angka kecil. Tapi PUPR tidak akan tinggal diam,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi III DPRD Kapuas untuk mendorong peningkatan anggaran Bidang Bina Konstruksi pada 2027. Dukungan itu dinilai penting guna memperluas jangkauan sertifikasi.
Peserta diminta memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah, seperti penginapan, alat pelindung diri, hingga uang harian.
Menurut Hargatin, dukungan tersebut menjadi bagian dari investasi agar peserta fokus mengikuti pelatihan dan lulus uji kompetensi.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Konstruksi, Erenhard menegaskan, sertifikasi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Ia merujuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 yang mengharuskan tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi.
“Jangan sampai proyek di Kapuas dikerjakan tenaga dari luar karena kita tidak punya sertifikat,” ujarnya.
Menurut dia, kepemilikan sertifikat akan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus memberi nilai tambah bagi perusahaan jasa konstruksi di daerah.
“Sertifikat ini nanti berlaku lima tahun dan dapat diperpanjang melalui pelatihan lanjutan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin dan tim asesor LSP.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan percepatan sertifikasi hingga menjangkau lebih banyak tenaga kerja di tingkat kecamatan.
(*/dn)

