Kalteng Miliki Keberagaman dan Ke Bhinnekaa Indonesia yang Terawat dengan Baik

PURUK CAHU, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kalteng yang menjunjung tinggi falsafah Huma Betang sudah tentu didalamnya memiliki berbagai kebiasaan dan adat istiadat, serta memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi dan falsafah Huma Betang juga masih menerima keberagaman suku dan budaya dari daerah lain, asal mau menghargai suku budaya,adat istiadat masyarakat lokal, sudah tentu keberagaman suku,budaya dan agama apapun juga pasti akan diterima masyarakat Kalteng.
Dalam rangka meningkatkan daya beli masyarakat di situasi inflasi saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya melakukan strategi jangka pendek dengan menggelar pasar penyeimbang di setiap kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Pada Jumat (23/12/2022).
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng H. Nuryakin membuka pasar penyeimbang yang digelar di Kelurahan Beriwit Kabupaten Murung Raya, yang disambut sangat antusias oleh masyarakat setempat.
Sekda Nuryakin mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pasar penyeimbang ini akibat masih tingginya angka inflasi di Kalimantan Tengah. Menurutnya gelar pasar penyeimbang ini juga dalam rangka menyongsong Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Meski inflasi kita tinggi, namun pertumbuhan ekonomi kita juga tertinggi se-Kalimantan. Kami berharap adanya pasar penyeimbang ini bisa meringankan beban masyarakat khususnya menjelang Nataru,” ucap Sekda.
Lebih lanjut Nuryakin mengungkapkan pada pasar penyeimbang ini disediakan paket bahan pokok sebanyak 1.500 paket seharga 150 ribu rupiah per paketnya.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan subsidi sebesar 100 ribu rupiah, sehingga masyarakat hanya menebus dengan harga 50 ribu rupiah per paketnya,” kata Sekda.
Jelang Nataru, Nuryakin menekankan pentingnya semangat kebersamaan, merawat kebhinekaan yang sudah terbangun dengan baik selama ini.
“Kalimantan Tengah pada hakikatnya adalah miniatur Indonesia sesungguhnya, dimana di Tanah Berkah ini, hidup rukun dan damai semua suku dengan perbedaan agama, budaya dan adat istiadat namun disatukan dengan sikap saling menghargai dalam falsafah huma betang yang dijunjung tinggi oleh masyarakat dayak Kalimantan Tengah. Keindahan keragaman ini harus terus kita pupuk dan kita rawat bersama,” imbuhnya.
Secara khusus Sekda Nuryakin mengucapkan Selamat Natal kepada warga Kabupaten Murung Raya yang merayakan Natal.
“Selamat Natal Tahun 2022, dan menyongsong Tahun Baru 2023, dengan momentum Nataru mari kita satukan niat dan langkah untuk mewujudkan Kalteng BerAKHLAK Penuh dengan KeBERKAHan, menuju cita-cita besar KALTENG MAKIN BERKAH,” pungkasnya.
Sebagai informasi, bahan pokok tersebut berisikan beras lokal 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, susu kental manis 1 kaleng, dan ikan dalam kemasan 1 kaleng. Turut hadir Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph, Sekretaris DPRD Provinsi Kalteng H. Pajarudinnoor, serta Camat Murung Fitrianul Fahriman dan Lurah Beriwit Khalid Ilmi.