
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati Kapuas HM Wiyatno melantik sembilan Penjabat Kepala Desa dan sepuluh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pengganti Antar Waktu (PAW), Senin (31/8/2026) di Aula Tingang Menteng.
Kegiatan yang difasilitasi Dinas PMD Kapuas itu dihadiri Wakil Bupati Dodo, Sekda Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, Kepala DPMD Purwanto, kepala perangkat daerah, dan para camat.
Kepala DPMD Kapuas Purwanto mengatakan pengangkatan Pj kepala desa dan anggota BPD PAW diperlukan untuk menjaga kesinambungan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di desa.
Kebijakan itu berkaitan dengan penundaan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Sembilan Pj kepala desa yang dilantik berasal dari Desa Cemara Labat, Sei Ahas, Terusan Baguntan Raya, Terusan Raya Hulu, Bamban Raya, Bangun Harjo, Pangkalan Sari Sumber Mulya, dan Manusup Hilir.
Adapun sepuluh anggota BPD PAW berasal dari Desa Anjir Serapat Tengah, Harapan Baru, Manggala I Permai, Narahan, Tumbang Tihis, Kalumpang, Tarantang, Saka Lagon, Saka Mangkahai, dan Palangkai.
Bupati Kapuas HM Wiyatno mengingatkan para pejabat yang dilantik bahwa jabatan tersebut merupakan amanah.
Tanggung jawabnya, kata Wiyatno, bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegas Wiyatno.
Ia meminta pengelolaan keuangan desa dilakukan secara terencana, transparan, dan akuntabel serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Anggaran desa, menurut dia, harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Para Pj kepala desa juga diminta segera membangun komunikasi dengan perangkat desa, BPD, camat, dan masyarakat.
Sementara BPD diharapkan menjalankan fungsi pengawasan dan menyalurkan aspirasi warga secara objektif dan konstruktif dengan mengedepankan prinsip kemitraan.
Wiyatno turut mendorong pemerintah desa mengembangkan potensi lokal, terutama pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Pemberdayaan kelompok masyarakat dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung visi Kapuas Bersinar. (dn)

