
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dukungan terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXVIII STAI Kuala Kapuas datang dari Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, H. Abdullah.
Ia menilai KKN bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang bagi mahasiswa menguji ilmu sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Sebanyak 138 mahasiswa STAI Kuala Kapuas akan diterjunkan ke 20 desa dan kelurahan di Kecamatan Kapuas Hilir, Pulau Petak, dan Kapuas Murung.
Menurut politikus Partai Golkar itu, mahasiswa perlu membangun kolaborasi dengan pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat selama menjalankan pengabdian.
“KKN menjadi momentum mahasiswa mengimplementasikan ilmu sekaligus berkontribusi bagi pembangunan desa,” kata Abdullah, Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menyebut KKN merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang semestinya menghasilkan manfaat nyata, bukan hanya memenuhi kewajiban akademik.
Karena itu, mahasiswa dituntut memiliki integritas, kemampuan berkomunikasi, jiwa kepemimpinan, serta kepekaan terhadap persoalan sosial di lingkungan tempat mereka mengabdi.
“Mahasiswa harus memiliki integritas, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Abdullah juga mengingatkan peserta KKN untuk menjaga etika dalam bermasyarakat, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, serta membawa nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian.
“Kami berharap mahasiswa menjadi duta kampus yang menjaga nama baik almamater, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat,” tandasnya. (*/dn)

