
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas membagikan masker sekaligus mengedukasi masyarakat tentang bahaya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu, (19/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Tambun Bungai, depan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Masker dibagikan kepada pengguna jalan, pasien, dan pengunjung rumah sakit.
Para perawat menjelaskan dampak paparan asap terhadap saluran pernapasan serta cara mengurangi risikonya. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap pekat dan menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas Elvina mengatakan paparan asap perlu menjadi perhatian karena dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
“Kami mengajak seluruh anggota PPNI Kabupaten Kapuas terus aktif memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat,” kata Elvina.

Menurut dia, respirator N95 memberikan perlindungan lebih baik terhadap partikel halus seperti PM2.5 yang terdapat dalam asap.
Namun, masyarakat yang tidak memiliki N95 tetap dapat menggunakan masker medis sebagai salah satu bentuk perlindungan, meski kemampuan menyaring partikel halus asap tidak sama.
Selain menggunakan masker, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih, beristirahat cukup, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta menutup pintu dan jendela ketika kondisi asap di luar memburuk.
Elvina meminta perhatian lebih diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi dan anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit paru-paru atau jantung.
Masyarakat yang mengalami batuk berat, sesak napas, napas cepat atau sulit bernapas, nyeri dada, demam tinggi, atau kondisi kesehatan memburuk dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Elvina mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pembagian masker, melainkan bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
“Perawat tidak hanya hadir ketika masyarakat sudah sakit, tetapi juga memberikan edukasi dan upaya pencegahan agar masyarakat dapat menjaga kesehatannya,” ujarnya.
PPNI Kabupaten Kapuas berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari peran perawat dalam edukasi, pencegahan, dan perlindungan kesehatan masyarakat. (dn)

