
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pembinaan warga binaan tak semestinya berhenti di balik tembok rumah tahanan. Di Rutan Kuala Kapuas, keterampilan dan ketahanan pangan menjadi bagian dari upaya menyiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kapuas, Yohanes, S.T. Ia menilai pembinaan yang diberikan Rutan Kuala Kapuas telah mengarah pada kegiatan produktif dan memiliki nilai ekonomi.
“Kita lihat Rutan Kuala Kapuas sangat baik dalam pembinaan terhadap WBP melalui kegiatan positif, termasuk keterampilan yang memiliki nilai ekonomis,” kata Yohanes, Senin, 24 Agustus 2026.
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah itu mengatakan keterampilan menjadi bekal penting bagi warga binaan setelah bebas. Keahlian seperti perbengkelan maupun kerajinan tangan dapat membuka peluang pekerjaan dan membantu mereka membangun kembali perekonomian keluarga.
“Keahlian dan keterampilan yang dimiliki sangat penting, agar saat bebas nanti sudah ada pekerjaan yang dapat membantu perekonomian,” ujarnya.
Selain keterampilan, Yohanes mengapresiasi keterlibatan Rutan Kuala Kapuas dalam mendukung ketahanan pangan. Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi warga binaan dan lingkungan rutan, tetapi juga berpotensi memberikan nilai ekonomi.
“Hasil ketahanan pangan dapat dijual maupun dikonsumsi di dalam Rutan Kuala Kapuas,” katanya.
Yohanes berharap pembinaan semacam itu terus dikembangkan. Dengan begitu, masa pembinaan di dalam rutan tidak sekadar menjadi waktu untuk menjalani hukuman, tetapi juga kesempatan bagi warga binaan memperoleh keterampilan yang dapat digunakan setelah kembali ke masyarakat. (dn)

