
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Panitia Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium BKS PTN BARAT (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 secara resmi mengumumkan hasil kelulusan bagi para calon mahasiswa baru yang telah mengikuti ujian seleksi pada 17-24 Juni 2026 lalu.
Mulai hari ini, Selasa 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB, para peserta dapat mengakses pengumuman kelulusan secara online melalui laman resmi utama di https://pengumuman.smmptnbarat.id serta beberapa laman mirror perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung dalam konsorsium.
Sebagai informasi, total peserta yang memilih UPR pada jalur SMMPTN-Barat Tahun 2026 berjumlah 1.489 orang, dengan peserta yang lulus berjumlah 1090, dimana sebanyak 93,39% peserta lulus berasal dari Kalimantan Tengah.
Untuk top 5 program studi dengan keketatan tertinggi yaitu, Kedokteran (1:7), Farmasi (1:6), Teknik Pertambangan (1:5), Teknik Informatika (1:5), dan Teknik Sipil (1:2).
Hasil kelulusan ini didasarkan pada rapat Penetapan Kelulusan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium BKS-PTN BARAT (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 pada 29 Juni 2026.
SMMPTN-Barat sendiri merupakan jalur Seleksi Mandiri yang diselenggarakan secara bersama-sama oleh 27 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat).
Ketua SMMPTN-Barat 2026 yang juga Rektor Universitas Bangka Belitung, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si, mengatakan seluruh tahapan seleksi telah berjalan lancar dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, akuntabilitas, dan keadilan.
Menurutnya, berdasarkan data akhir pendaftaran, SMMPTN-Barat 2026 diikuti sebanyak 30.525 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari jumlah tersebut 30.315 peserta telah menyelesaikan proses pendaftaran secara permanen dan berhak mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku tingginya jumlah peserta menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme seleksi yang diselenggarakan oleh konsorsium BKS-PTN Barat.
Mengakhiri laporannya, Prof. Ibrahim juga mengimbau seluruh peserta untuk mengakses informasi hasil seleksi hanya melalui kanal resmi SMMPTN-Barat Tahun 2026. Peserta diharapkan mempersiapkan nomor peserta, serta data identitas yang digunakan untuk melihat hasil seleksi.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, dapat mengakses informasi mengenai mekanisme yang meliputi registrasi ulang, verifikasi dokumen, penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta tahapan administrasi lainnya akan diumumkan oleh masing-masing perguruan tinggi penerima.
Senada dengan Ketua SMMPTN-Barat, Ketua BKS-PTN Barat, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S yang juga Rektor Universitas Palangka Raya menyampaikan tingginya jumlah peserta di berbagai lokasi ujian menunjukkan semakin luasnya jangkauan serta pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah Indonesia bagian barat.
Prof. Salampak juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, termasuk pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Hasil seleksi yang diumumkan melalui sistem resmi merupakan hasil final yang ditetapkan berdasarkan mekanisme seleksi yang berlaku,” tambahnya.
Berdasarkan rekapitulasi pendaftaran, beberapa PTN dengan jumlah peserta UTBK terbanyak antara lain Universitas Riau, Universitas Jambi, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bengkulu, Universitas Lampung, Universitas Tanjungpura, Universitas Palangka Raya, Universitas Singaperbangsa Karawang, Universitas Siliwangi, dan Universitas Sumatera Utara.
Humas Universitas Palangka Raya

