
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya (FKIP UPR) 2026 menjadi momentum awal membangun kedekatan dan karakter mahasiswa baru.
Dekan FKIP UPR, Dr. Rinto Alexandro, S.E., M.M., mengatakan memasuki perguruan tinggi tidak hanya tentang mengejar pengetahuan akademik. Mahasiswa juga harus menyiapkan diri membangun karakter, integritas, kemandirian, dan tanggung jawab.
“Mahasiswa harus memahami bahwa memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, tetapi juga tentang membangun karakter, integritas, kemandirian, dan tanggung jawab,” kata Rinto, Selasa (11/8/2026).
Ia menyebut pemahaman tersebut penting agar mahasiswa baru dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus.
Rangkaian PKKMB FKIP UPR 2026 diisi pembukaan, pemaparan layanan akademik, etika kampus, alur UKT dan IPI, sarana prasarana, serta Zona Integritas FKIP UPR.
Selain itu mahasiswa baru juga mendapat materi kode etik mahasiswa, kepemimpinan, organisasi, FKIP Berdampak, dan Alumni Berkontribusi. Semua materi dirancang untuk menumbuhkan kebersamaan dan semangat belajar sejak awal.
“PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami lingkungan akademik, layanan yang tersedia, etika dalam kehidupan kampus, serta berbagai kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan diri,” ujarnya.
Di era perkembangan teknologi yang dinamis, Rinto juga mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi secara bijak. Teknologi diharapkan tidak hanya untuk komunikasi dan hiburan, tetapi juga mendukung pembelajaran, memperluas wawasan, dan meningkatkan kompetensi.
FKIP UPR juga mendorong mahasiswa aktif di kegiatan kemahasiswaan, organisasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kompetisi. Keterlibatan itu dinilai penting untuk melengkapi pembelajaran di kelas dan mengasah kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, serta memecahkan masalah.
“Mahasiswa perlu memanfaatkan berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia, baik melalui kegiatan kemahasiswaan, organisasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kompetisi, maupun kegiatan lainnya,” katanya.
Melalui PKKMB 2026, FKIP UPR berupaya membangun ekosistem akademik yang positif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi. FKIP UPR tahun ini menerima 855 mahasiswa baru, menjadikannya fakultas dengan peserta PKKMB terbanyak di UPR.
Rinto berharap PKKMB menjadi titik awal bagi mahasiswa menempuh pendidikan dengan semangat dan tanggung jawab. “Diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan semangat, tanggung jawab, serta komitmen untuk menjadi lulusan yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.

