
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kapuas menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak tingkat kecamatan di Hotel Permata Inn, Kuala Kapuas, Sabtu, 16 Mei 2026.
Agenda itu menjadi bagian dari konsolidasi internal partai menjelang Pemilu 2029. Musancab dibuka oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Tengah, Yohanes.
Kegiatan dihadiri Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, anggota DPRD Kalteng dapil V Nyelong I. Simon, Ketua DPC PDI Perjuangan Kapuas Thosiba Limin, jajaran pengurus DPC, serta perwakilan 17 PAC kecamatan.
Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menekankan pentingnya menjaga soliditas kader hingga tingkat desa. Menurut dia, kekuatan organisasi menjadi modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Saya berharap kebersamaan kita selama ini, mulai dari ranting, PAC hingga DPC, tetap terjalin dengan baik sehingga target-target ke depan bisa kita realisasikan,” katanya.
Ia menyebut PDI Perjuangan Kapuas berhasil meraih tiga kursi DPRD Provinsi Kalimantan Tengah daerah pemilihan V pada pemilu sebelumnya. Pada pemilu mendatang, partai menargetkan peningkatan kursi, termasuk minimal 15 kursi DPRD Kabupaten Kapuas.
Wiyatno meminta seluruh kader memperkuat komunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di desa-desa. Menurut dia, kedekatan partai dengan rakyat menjadi kunci kemenangan politik.
“Kalau partai ini dekat dengan rakyat, maka target ke depan akan bisa tercapai,” ujarnya.
Ia juga menegaskan akan terus mendukung perjuangan PDI Perjuangan di Kabupaten Kapuas maupun tingkat provinsi. Soliditas internal partai harus terus dijaga menghadapi pemilu legislatif dan pemilihan kepala daerah.
Sementara itu, Ketua DPD PDI-Perjuangan Kalteng, Yohanes mengatakan Musancab merupakan puncak proses panjang penjaringan dan penyaringan calon pengurus partai yang dilakukan sejak tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Hari ini adalah puncak dari proses yang sudah lama berjalan. DPD sudah beberapa kali melaksanakan rapat dan memutuskan hasil penjaringan yang disampaikan oleh kabupaten,” katanya.
Ia menegaskan kepengurusan PAC yang terbentuk harus mampu memperkuat organisasi menjelang Pemilu 2029. Menurut dia, terdapat lima pedoman utama yang menjadi perhatian partai, yakni penguatan ideologi, organisasi, kaderisasi, program kerakyatan, serta sumber daya partai.
Yohanes juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam struktur kepengurusan.
“Selain 30 persen perempuan, juga harus ada 30 persen kader muda,” imbunya.
Menurut Yohanes, kekuatan PDI Perjuangan terletak pada struktur organisasi hingga tingkat ranting. “Ranting harus aktif seratus persen,”
(*/dn)

