
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Kehutanan menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola sektor kehutanan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Seruyan di ruang rapat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Kalteng menyoroti sejumlah isu strategis kehutanan, mulai dari pengelolaan kawasan hutan, perizinan berusaha, hingga optimalisasi program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan Perhutanan Sosial (Persos). Selain itu, penguatan peran Masyarakat Peduli Api (MPA) juga menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Waluyo Budy Setyo, menyampaikan bahwa pengelolaan hutan di Kalteng tidak hanya berorientasi pada aspek produksi, tetapi juga harus menjaga keseimbangan ekologis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
“Pemprov Kalteng terus mendorong penguatan tata kelola kehutanan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Program seperti Perhutanan Sosial dan TORA menjadi instrumen penting dalam memberikan akses legal kepada masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan,” ujar Waluyo.
Ia juga menambahkan, menghadapi potensi musim kemarau, kesiapsiagaan dalam pencegahan karhutla harus menjadi prioritas bersama, termasuk melalui pemberdayaan MPA di tingkat desa.
“Peran MPA sangat strategis sebagai ujung tombak di lapangan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas, dukungan sarana prasarana, serta koordinasi lintas sektor akan terus kami tingkatkan,” tambahnya.
Pemprov Kalteng berharap, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan, pengelolaan kehutanan di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta lingkungan.

