
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kepastian mengenai relokasi UPTD Puskesmas Kayon akhirnya menemui titik terang. Fasilitas kesehatan yang saat ini berada di Jalan Rajawali tersebut dipastikan akan pindah ke wilayah Kelurahan Bukit Tunggal demi optimalisasi layanan kepada masyarakat.
Puskesmas Kayon dipindah ke Jalan Badak dengan pembangunan fisik anggaran Rp11 Miliar.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Arief M.Norkim menyatakan bahwa relokasi ini bukan sekadar pemindahan gedung, melainkan langkah strategis untuk menyesuaikan administrasi wilayah dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Ia mengatakan, ada beberapa alasan krusial yang mendasari keputusan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk merelokasi puskesmas ini:
Kesesuaian Wilayah Administratif, saat ini, gedung di Jalan Rajawali secara administrasi masuk wilayah Kelurahan Palangka, sementara cakupan layanan utamanya justru berada di Kelurahan Bukit Tunggal.
Masalah Over Kapasitas, gedung lama sudah tidak mampu lagi menampung lonjakan jumlah pasien yang terus meningkat.
Krisis Lahan Parkir, halaman parkir yang sempit sering menyebabkan kendaraan meluber ke badan jalan, yang berujung pada kemacetan di area Jalan Rajawali.
Standar Layanan Modern, bangunan lama dianggap sudah tidak memenuhi standar fasilitas kesehatan modern yang layak bagi warga Kecamatan Jekan Raya.
Politisi asal Partai Nasional menyebut, setelah melalui kajian mendalam, lokasi yang dipilih adalah Gedung Kantor Kelurahan Bukit Tunggal lama di Jalan Badak.
”Sebelumnya sempat ada usulan di eks kantor Disdukcapil (Jalan Tjilik Riwut), namun hasil pengecekan Dinas PUPR menyatakan lahan tersebut tidak memenuhi standar Kemenkes RI. Lahan di Jalan Badak dinilai jauh lebih memenuhi standar luas dan kelayakan,” ujar Arif, Selasa (3/2/2026).
Lebih jauh jelasnya Pemerintah Kota (Pemko) tidak main-main dalam meningkatkan fasilitas kesehatan ini.
Hingga akhir Januari 2026, Pemerintah Kota telah resmi membuka tender jasa konsultansi perencanaan konstruksi.
Dengan anggaran yang besar dan perencanaan yang matang, Puskesmas Kayon baru diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan yang representatif, nyaman, dan mudah dijangkau oleh warga Bukit Tunggal.
” Dengan total anggaran senilai Rp11 Miliar, pembangunan fisik Puskesmas diprediksi akan tuntas dalam kurun waktu satu tahun,” pungkasnya. (*/Red)

