
PANGKALAN BUN, KALTENGTERKINI.CO.ID – Sinergi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan publik dan perlindungan jaminan sosial secara optimal.
Salah satu fokus utama kolaborasi tersebut adalah mendorong pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai fondasi dalam proses pendaftaran kepesertaan hingga pengajuan klaim BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) operator desa dan kelurahan yang digelar Disdukcapil Kobar selama tiga hari, tanggal 24, 26, dan 27 Agustus 2026 di Aula Prima Lantai 2 Kantor Disdukcapil Kobar, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan operator dari 94 desa dan kelurahan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah kecamatan, yakni operator Kecamatan Arut Selatan dan Kumai pada 24 Agustus, Kecamatan Pangkalan Banteng dan Pangkalan Lada pada 26 Agustus, serta Kecamatan Arut Utara dan Kotawaringin Lama pada 27 Agustus.
Kepala Disdukcapil Kobar, Indra Wardana, mengatakan penguatan kapasitas operator menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya di tengah transformasi pelayanan berbasis digital.
“Keandalan sistem harus didukung oleh SDM yang mampu mengoperasikan dan memahami sistem dengan baik. Karena operator di desa dan kelurahan berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat, maka pemahaman terhadap sistem dan prosedur pelayanan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, operator desa dan kelurahan memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu garda terdepan dalam membantu masyarakat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan. Karena itu, ketepatan dan kelengkapan data menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelayanan publik.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi penggunaan Aplikasi Daring Loket Desa/Kelurahan SISEGA, Pelayanan Penduduk, serta Pelayanan Pencatatan Sipil. Materi disampaikan oleh bidang terkait di Disdukcapil Kobar dan dilengkapi dengan sesi diskusi untuk membahas kendala serta kebutuhan pelayanan di lapangan.
Selain penguatan kapasitas administrasi kependudukan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui sosialisasi mengenai hak dan manfaat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Nurul Indahyati dilokasi berbeeda menerangkan bahwa data kependudukan yang akurat memiliki peranan penting dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal.
“Data merupakan fondasi dalam memberikan pelayanan kepada peserta. Data identitas yang lengkap, benar, dan sesuai dengan dokumen kependudukan akan memudahkan proses pendaftaran kepesertaan. Ketika peserta membutuhkan manfaat atau mengajukan klaim, kesesuaian data juga menjadi bagian penting dalam proses verifikasi,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi dengan Disdukcapil memiliki nilai strategis karena data kependudukan menjadi salah satu dasar dalam memastikan identitas peserta tercatat dengan benar.
“Jangan sampai ketika masyarakat sudah menjadi peserta dan kemudian membutuhkan manfaat, justru terdapat kendala karena data identitas tidak sesuai. Karena itu, kami terus mengedukasi peserta dan masyarakat agar memastikan NIK, nama, tanggal lahir, dan data identitas lainnya sesuai dengan dokumen kependudukan,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah desa dan kelurahan juga memiliki peran penting dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap tertib administrasi dan pemutakhiran data.
“Ketika data masyarakat tertib dan akurat, manfaatnya bukan hanya untuk administrasi kependudukan. Data tersebut juga mendukung akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik, termasuk jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini yang ingin kita dorong melalui sinergi lintas instansi,” tambahnya.
Penguatan SDM operator desa dan kelurahan melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis dalam penggunaan sistem administrasi kependudukan, tetapi juga mendorong terciptanya pengelolaan data yang semakin tertib, akurat, dan terintegrasi.
Sinergi Disdukcapil Kobar dan BPJS Ketenagakerjaan tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus memastikan pekerja di Kabupaten Kotawaringin Barat dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan dukungan data yang valid dan terpercaya.

