
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Bupati Kapuas HM Wiyatno melantik Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas masa bakti 2025–2029 serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Kapuas, Rabu, 20 Mei 2026.
Pelantikan di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas itu menandai penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan BUMN dan BUMD, serta organisasi perempuan dan kemasyarakatan.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas Siti Saniah Wiyatno mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat pelayanan masyarakat melalui Posyandu secara lebih aktif dan inovatif.
“Saya berharap amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat,” kata Siti Saniah dalam sambutannya.
Ia mengatakan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas akan mendorong penguatan Posyandu melalui peningkatan kapasitas kader, penguatan legalitas kelembagaan, hingga pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam pelayanan masyarakat.
Menurut dia, Posyandu di Kabupaten Kapuas diarahkan menjadi lembaga pelayanan yang integratif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. “Kita ingin Posyandu menjadi sahabat masyarakat dan tempat masyarakat mengadu,” katanya.
Siti Saniah menegaskan keberhasilan Posyandu tidak hanya bergantung pada kader, melainkan memerlukan kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, dan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Wiyatno mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar masyarakat melalui Posyandu.
Ia menyebut Posyandu kini telah bertransformasi menjadi “Posyandu Era Baru” dengan cakupan layanan lebih luas melalui implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal.
Enam bidang itu meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial.
“Transformasi ini membutuhkan dukungan, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, organisasi kemasyarakatan, pihak swasta, termasuk lembaga perbankan maupun masyarakat,” kata Wiyatno.
Menurut dia, Posyandu merupakan pilar pembangunan desa sekaligus ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Karena itu, tim pembina tingkat kabupaten dan kecamatan diminta aktif melakukan pembinaan, sinkronisasi program, penguatan kelembagaan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Bupati Wiyatno berharap transformasi Posyandu berbasis enam bidang pelayanan dasar dapat berjalan bertahap, terpadu, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
“Selamat bekerja dan mengabdi. Semoga seluruh pengurus yang dilantik mampu menjalankan amanah demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas yang semakin maju, sejahtera, dan bersinar,” imbuhnya. (*/dn)

