
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI. CO.ID – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya iklan judi online yang kini semakin mudah ditemukan di berbagai platform digital dan media sosial yang banyak diakses anak-anak maupun remaja.
Ia mengatakan, kemunculan iklan judi online tidak lagi terbatas pada situs tertentu, melainkan sudah menyusup ke berbagai aplikasi hiburan dan platform digital yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“Sekarang iklan judi online bisa muncul di aplikasi sehari-hari, bahkan di platform hiburan yang sering dipakai anak-anak. Ini kondisi yang memprihatinkan,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurut Purdiono, kemudahan akses terhadap konten perjudian digital menjadi ancaman serius apabila tidak diimbangi dengan pengawasan yang baik dari orang tua maupun lingkungan sekitar.
Paparan konten semacam itu dikhawatirkan dapat memicu perilaku adiktif serta berdampak buruk terhadap perkembangan mental dan karakter anak.
Karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas daring anak, termasuk memberikan edukasi mengenai bahaya dan risiko judi online.
“Orang tua harus aktif mengontrol dan mengedukasi anak tentang risiko judi online. Tanpa pengawasan, anak-anak bisa dengan mudah terjerumus,” tegasnya.
Selain peran keluarga, Purdiono juga mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat pengawasan terhadap platform digital dan media sosial guna membatasi penyebaran iklan perjudian online. Ia menilai langkah tegas diperlukan agar konten bermuatan judi tidak mudah diakses masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.
Ia juga menegaskan pentingnya penguatan literasi digital di tengah masyarakat agar pengguna internet lebih bijak dalam memanfaatkan media digital serta mampu mengenali konten yang berpotensi merugikan.
Purdiono menambahkan, perlindungan terhadap generasi muda dari pengaruh buruk dunia digital membutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah, orang tua, sekolah hingga masyarakat. Dengan sinergi bersama, ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak di Kalimantan Tengah dapat lebih terwujud.
“Kita semua punya tanggung jawab melindungi generasi muda dari ancaman ini. Pemerintah, orang tua, dan masyarakat harus bergerak bersama,” tandasnya.

