
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi jaminan produk halal, Senin (20/4/2026).
Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, tersebut diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah. Pemprov Kalteng diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas inflasi, sekaligus mendorong percepatan program strategis nasional.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir menegaskan bahwa pengendalian inflasi, khususnya di sektor pangan, tidak hanya bergantung pada ketersediaan pasokan. Kecepatan distribusi serta keproaktifan pemerintah daerah menjadi faktor kunci keberhasilan.
“Perlu adanya partisipasi aktif dan pengawalan dari pemerintah daerah agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Usai mengikuti rakor, Yuas Elko menyampaikan bahwa sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, pemerintah provinsi akan terus mengintensifkan langkah pengendalian inflasi.
Langkah tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pasar murah, Gerakan Pangan Murah, serta penyaluran pangan pemerintah kepada masyarakat.
Melalui rakor ini, diharapkan pemerintah daerah, termasuk Pemprov Kalteng, mampu meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat distribusi pangan, serta mendukung program nasional seperti pembangunan 3 juta rumah dan implementasi jaminan produk halal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

