
PULANG PISAU, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kabupaten Pulang Pisau menjadi titik awal perjalanan penting Roadshow Festival Literasi Harati Tahun 2026, sebuah gerakan literasi yang tidak hanya menghadirkan buku dan diskusi, tetapi juga menanamkan harapan tentang masa depan generasi muda Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Harati Hapumpung Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah ini terlaksana berkat kolaborasi kuat bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, dengan melibatkan guru-guru, pelajar tingkat SMA, komunitas literasi setempat serta dukungan dari pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Antusiasme peserta muda menjadi energi utama yang menghidupkan suasana kegiatan sejak pagi hari.
Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau Kamis (9/4/2026) pukul 08.00 WIB – selesai.
Dalam kegiatan dimaksud hadir sekaligus membuka acara, Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa’i, S.Kom didampingi Asisten III Moh. Insyafi, SE., M.AP.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Pulang Pisau menyampaikan kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian terhadap generasi masa depan.
“Saya hadir hari ini karena yang mengikuti kegiatan ini adalah anak-anak muda Pulang Pisau generasi yang kelak akan memimpin daerah ini. Literasi adalah bekal paling penting bagi mereka untuk menghadapi masa depan yang penuh perubahan, kegiatan ini menjadi titik balik untuk mengubah kebiasaan anak-anak kita dari scroll layar HP menjadi kebiasaan membaca buku, dalam rangka menyiapkan generasi yang lebih kritis, kreatif, dan berdaya saing” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan, literasi merupakan fondasi pembangunan manusia yang tidak bisa ditunda, sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Pihak mengapresiasi peran penting Bank Indonesia untuk selalu melibatkan pemerintah daerah dalam membangun SDM khususnya di Kabupaten Pulang Pisau, agar dapat menciptakan generasi daerah yang cerdas, berkarakter, dan adaptif.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia diwakili Deputi Kepala Perwakilan Bapak, Satria Febrino juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Bupati Pulang Pisau, Bapak H. Ahmad Rifa’i dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, Ibu Sri Putri Pratiwi, S.STP., M.PA, beserta seluruh jajaran dan tim Dispursip, atas dukungan, kerja keras, dan kolaborasi yang solid sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan Roadshow Festival Literasi Harati di Pulang Pisau mulai dari kesiapan lokasi, keterlibatan aktif sekolah, hingga penguatan konten kegiatan yang relevan bagi generasi muda.
Kegiatan literasi yang dilakukan oleh Bank Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah daerah ini, tentu saja juga untuk membentuk perilaku masyarakat yang bijak dalam konsumsi dan pengelolaan keuangan, sehingga mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas daya beli, serta meningkatkan efektivitas kebijakan moneter dan sistem pembayaran di daerah.
Peserta dalam kegiatan tersbebut sebanyak 1.00 orang siswa tingkat SMA di Kabupaten Pulang Pisau beserta guru pendamping.
Melalui pendekatan yang komunikatif dan dekat dengan realitas sehari-hari, generasi muda diajak memahami isu ekonomi seperti inflasi dan stabilitas harga sebagai bagian dari kehidupan mereka, bukan sekadar konsep abstrak.
Output dari kegiatan ini adalah pelaksanaan lomba menulis cerpen dengan tema Bijak Berbelanja yang akan dilaksanakan pada minggu kedua dan ketiga bulan April 2026.
Roadshow Festival Literasi Harati 2026 direncanakan akan menjangkau empat kabupaten di Kalimantan Tengah, yakni Pulang Pisau, Gunung Mas, Murung Raya, dan Barito Selatan. Pulang Pisau menjadi Kabupaten pertama yang dikunjungi, dan kegiatan ini menjadi pembuka yang kuat, menandai semangat kolaborasi dan kesiapan daerah dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan..
Melalui kegiatan ini, Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya menjadi lokasi acara, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan literasi sebagai jantung pembangunan manusia. Sebuah pesan kuat bahwa masa depan tidak dibangun hanya dengan infrastruktur fisik, melainkan dengan generasi muda yang literat, berdaya pikir, dan siap menghadapi tantangan zaman.

