
BARITO UTARA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Anggota DPRD Barito Utara, Nurul Anwar, kembali menegaskan pentingnya peran camat sebagai pengendali utama jalannya pemerintahan dan pembangunan di tingkat kecamatan.
Hal itu ia sampaikan menanggapi arahan Bupati Barito Utara, Shalahuddin, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, belum lama ini.
Nurul menyebut, DPRD memandang posisi camat bukan hanya sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, tetapi sebagai pemimpin wilayah yang menentukan kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan.
“Camat adalah titik sentral dalam pemerintahan kecamatan. Mereka harus mampu mengendalikan pelayanan publik, memastikan program berjalan, dan merespons cepat persoalan masyarakat. Arahan Bupati sudah sangat tepat untuk memperkuat posisi ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, empat prinsip pembangunan daerah yang disampaikan Bupati pemerataan dan keadilan, keterpaduan dan kolaborasi, efisiensi dan akuntabilitas, serta keberlanjutan akan menjadi kompas bagi camat dalam melaksanakan tugas-tugas strategis di lapangan.
“Camat harus benar-benar memahami prinsip tersebut dan menerapkannya dalam setiap kebijakan di wilayahnya. Prinsip ini yang akan memastikan pembangunan di Barito Utara berjalan terarah dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Nurul juga menggarisbawahi perlunya camat menjadi pemimpin yang visioner, mampu memberi teladan, dan membangun partisipasi masyarakat.
Ia menilai pesan Bupati mengenai semangat Iya Mulik Bengkang Turan menjadi pengingat penting bagi camat agar mengutamakan budaya kebersamaan.
“Seorang camat harus muncul sebagai figur penggerak. Tidak hanya mengurus administrasi, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong. Ini bagian penting dari memperkuat kualitas pembangunan di tingkat kecamatan,” katanya.
Ia menekankan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada anggaran dan kebijakan, tetapi sangat ditentukan kemampuan camat membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama hingga pemuda dan dunia usaha.
“Camat harus membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Dengan kerja sama yang kuat, pelayanan publik bisa lebih cepat, dan pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Nurul memastikan DPRD akan terus mendukung setiap langkah pemerintah daerah yang mendorong peningkatan peran camat sebagai pemimpin pembangunan di wilayahnya.
“Dengan camat yang aktif, komunikatif, dan berorientasi pelayanan, kami meyakini Barito Utara dapat mencapai target pembangunan secara lebih cepat dan merata,” tutupnya. (red/adv)

