
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kapuas melantik dan mengambil sumpah/janji 1.044 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pejabat fungsional di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Kamis, 4 Juni 2026.
Pelantikan dipimpin Bupati Kapuas HM Wiyatno dan dihadiri Wakil Bupati Kapuas Dodo, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Wiyatno menyampaikan selamat kepada para ASN yang telah melalui tahapan seleksi hingga resmi diambil sumpah/janji dan dilantik dalam jabatan fungsional.
Menurut dia, pelantikan bukan sekadar memenuhi administrasi kepegawaian, melainkan awal pengabdian sebagai aparatur negara yang dituntut bekerja profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“ASN harus menjadi motor perubahan dalam mewujudkan Kapuas BERSINAR, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius,” kata Wiyatno.
Ia menegaskan setiap ASN memiliki tanggung jawab kepada negara, pemerintah, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, integritas, disiplin, profesionalisme, dan loyalitas harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas.
Wiyatno juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta bekerja cepat dan responsif. Nilai-nilai ASN BerAKHLAK, kata dia, harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai melaporkan jumlah ASN yang dilantik dan diambil sumpah/janji mencapai 1.044 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 850 PNS dan 194 pejabat fungsional.
Usis berharap seluruh ASN yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan pelayanan publik yang berkualitas.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas memperkuat kapasitas birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan bertambahnya ASN dan pejabat fungsional, pemerintah daerah berharap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan lebih optimal. (*/dn)

