
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui BPBD setempat, menggelar rapat koordinasi tindak lanjut rekomendasi hasil Rakor Evaluasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalteng 2025, Jumat, (7/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor BPBD Kapuas dipimpin oleh Asisten I Setda Kapuas, Romulus, dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S. Pandiangan, Tim Teknis BPB-PK Provinsi Kalteng, serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Asisten I Romulus menyebut, Pemkab Kapuas berkomitmen memperkuat pengendalian Karhutla dengan menambah dua Poslap baru yang dibiayai APBD.
“Selama ini ada sembilan Poslap dari provinsi. Kami akan menambah dua lagi sehingga total menjadi sebelas,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan Rakor.

Menurut data BPB-PK Provinsi Kalteng, pengendalian Karhutla tahun 2025 melibatkan 697 personel yang tersebar di 52 kecamatan berisiko tinggi.
Hingga kini, Satgas telah melaksanakan 9.923 patroli, 8.793 sosialisasi, dan 223 pemadaman, dengan total luas lahan terbakar 193,19 hektare.
Kalaksa BPBD Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
“Kapuas akan memiliki sebelas Poslap sembilan dari provinsi dan dua dari kabupaten. Namun idealnya, dibutuhkan sekitar dua puluh Poslap di daerah rawan,” katanya.
Ia menambahkan, wilayah seperti Mantangai, Dadahup, dan Kapuas Murung akan menjadi prioritas penguatan Poslap. “Kami imbau masyarakat tidak membakar lahan tanpa izin resmi, terutama di lahan gambut,” tegasnya.(DN/*)

