
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Masih dalam rangkaian acara Borneo Digital Economy Creative Festival (Borneo DECAFEST) 2025 yang berkolaborasi dengan Pesona Tambun Bungai (PTB) 2025.
Acara ini menjadi wadah integratif yang menyatukan edukasi keuangan digital, pemberdayaan UMKM, promosi budaya lokal, serta gaya hidup sehat dan inklusif. Gelaran Borneo DECAFEST x PTB 2025 berlangsung pada 24-25 Oktober 2025 di Duta Mall Palangka Raya.
Kali ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, kembali menggelar acara “Hadari Kahayan Color Run 2025”, Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan ini diikuti sebanyak 1.200 peserta dari berbagai kalangan, komunitas olahraga, pelajar, ASN, pelaku UMKM, hinpga masyarakat umum. Peserta juga melakukan donasi dijital melalui QRIS minimal Rp80, seluruh hasilnya disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya.
Peserta menempuh rute 6,3 kilometer, dimulai dari Mantikai (start), melewati jalur utama Kota Palangka Raya — Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponeporo, dan kembali ke Mantikai sebapai finish.
Sepanjang rute, peserta akan disambut serbuk warna-warni khas color run, musik, dan hiburan komunitas lokal. Bank Indonesia jupa menyiapkan doorprize menarik berupa perlengkapan olahraga dan alat elektronik bagi peserta beruntunp.
Sejumlah UMKM pun turut hadir di area start—finish, menghadirkan berbagai produk pangan dan griya khas Kalimantan Tengah, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.
Sebagai bagian dari rangkaian Borneo DECAFEST, Hadari Kahayan Run 2025 dikemas dalam konsep edusportainment yang menggabungkan edukasi, olahraga, dan hiburan, menghadirkan pengalaman lari yang sehat, seru, dan sarat makna.
Kegiatan ini juga menjadi simbol sinergi berbagai pihak seperti Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan industri perbankan dalam memperkuat literasi keuangan digital dan memperluas inklusi keuangan di daerah.
Melalui program seperti Borneo DECAFEST dan Hadari Kahayan Run, Bank Indonesia Kalimantan Tengah terus memperkuat ketahanan ekonomi daerah dengan berfokus pada empat hal utama:
– Meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat.
– Mendorong perluasan penggunaan QRIS.
– Memperkuat kapasitas UMKM melalui digitalisasi bisnis.
– Mewujudkan sistem pembayaran yang aman, efisien, dan berdaya saing.
“Hadari Kahayan Run 2025” bukan sekadar pesta olahraga warna-warni. la adalah simbol transformasi kultural bagaimana masyarakat Kalimantan Tengah bersama-sama melangkah menuju masa depan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi berbagai pihak, inovasi Bank Indonesia, dan antusiasme masyarakat, Kalimantan Tengah membuktikan bahwa digitalisasi bisa menjadi gerakan sosial yang menggembirakan, bukan menakutkan.
Di setiap langkah lari, di setiap transaksi QRIS, tersimpan semangat besar untuk membangun Kalimantan Tengah yang tangguh, kreatif, dan melek digital sebuah fondasi kuat menuju ekonomi Indonesia yang berdaya saing global.

