
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dunia musik dan pelayanan gerejawi Kalimantan Tengah berduka. Tokoh musisi senior dan penggagas Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kalteng, J.A Sandan, berpulang ke Rumah Bapa di Sorga pada Rabu, 30 September 2026, dalam usia 100 tahun.
Almarhum yang lahir pada 3 Juli 1926 itu dikenal sebagai sosok yang turut mendedikasikan hidupnya untuk pengembangan musik rohani dan paduan suara di Bumi Tambun Bungai.
Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalteng, Guntur Talajan, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum, baik dari pengurus LPPD Provinsi maupun LPPD Kabupaten/Kota se-Kalteng.
“Kami segenap pengurus LPPD merasa kehilangan tokoh dan musisi Kalteng. Beliau termasuk salah seorang penggagas pelaksanaan Pesparawi yang diawali dengan Pesparani di Kalteng sejak tahun 1970-an,” kata Guntur, Kamis (1/10) di Palangka Raya.
Guntur mengungkapkan, almarhum tidak hanya menjadi motor penggerak lahirnya Pesparawi, tetapi juga tercatat sebagai salah satu pendiri LPPD Kota Palangka Raya dan LPPD Provinsi Kalteng. Peran tersebut menjadi fondasi kuat bagi berkembangnya pembinaan paduan suara gerejawi hingga ke daerah-daerah.
“Kontribusi dan keteladanan iman serta kemurahan hatinya akan selalu dikenang oleh keluarga, komunitas, maupun lembaga,” ucapnya.
Sebagaimana kartu duka yang beredar, keluarga menyampaikan pesan “Telah berpulang ke rumah Bapa di sorga, suami, ayah, bue (kakek) kami tercinta J.A Sandan, 3 Juli 1926 – 30 September 2026 dalam usia 100 Tahun. Selamat kembali ke surga Allah Bapa dengan damai. Semua kebaikan dan kemurahan hatimu akan selalu kami kenang menjadi teladan iman”.
Kepergian J.A Sandan di usia satu abad menjadi penanda berakhirnya sebuah era perintisan musik gerejawi di Kalteng. Warisan karya dan semangat pelayanannya diharapkan terus hidup melalui pembinaan Pesparawi generasi penerus. fys

