
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng menggandeng tim akademisi Fakultas Mineral dan Energi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta untuk mengkaji potensi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Kalimantan Tengah.
Pertemuan tersebut digelar di Ruang Rapat Kepala Dinas ESDM Kalteng pada Senin (21/9/2026). Rapat dipimpin Plt. Kepala Dinas ESDM Kalteng, Joni Harta, didampingi Kepala Bidang Pertambangan dan Plt. Kepala Bidang Geologi.
Joni Harta mengatakan, kerja sama dengan pihak akademisi diperlukan untuk mendapatkan kajian yang lebih komprehensif mengenai potensi WPR di Kalteng. Menurutnya, pemetaan harus dilakukan berdasarkan data dan kajian teknis sehingga dapat menjadi dasar dalam penataan pertambangan rakyat.
Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya melihat potensi sumber daya mineral, tetapi juga mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik atau good mining practice.
Menurut Joni, keberadaan WPR yang terpetakan dengan baik diharapkan dapat memberikan kejelasan dalam pengelolaan pertambangan rakyat sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan pertambangan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan kajian dan pemetaan yang baik, kita ingin potensi pertambangan rakyat dapat dikelola secara lebih terarah, tertib dan tetap memperhatikan aspek lingkungan,” kata Joni.
Pembahasan kemudian difokuskan pada kajian serta pemetaan potensi WPR yang tersebar di sejumlah wilayah Kalteng. Kolaborasi dengan akademisi dilakukan untuk mendukung pemetaan berbasis kajian ilmiah dan teknis.
Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penataan aktivitas pertambangan rakyat, sehingga potensi sumber daya mineral dapat diketahui secara lebih terukur sekaligus memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan penerapan kaidah pertambangan yang baik.
Selain aspek teknis, penataan WPR juga berkaitan dengan kepastian hukum bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor pertambangan rakyat.
Melalui kajian dan pemetaan yang lebih terstruktur, pemerintah berharap pengelolaan pertambangan rakyat dapat berjalan lebih tertib dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

