
PANGKALAN BUN, KALTENGTERKINI.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan upaya optimalisasi penyaluran dan pelayanan BBM kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kabupaten Sukamara, dan Kabupaten Lamandau terus dilakukan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan energi sekaligus mendukung pelayanan yang tertib dan kondusif di sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa dalam sekitar dua bulan terakhir terjadi peningkatan konsumsi Pertalite sebesar sekitar 9–12 persen. Kondisi tersebut turut berdampak pada meningkatnya antrean di sejumlah SPBU, bersamaan dengan adanya penyesuaian pola pengiriman BBM karena dinamika operasional distribusi.
“Pertamina terus melakukan pengelolaan stok dan penyesuaian penyaluran agar kebutuhan masyarakat tetap dapat dilayani secara optimal. Kami memahami bahwa antrean dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen, sehingga langkah percepatan normalisasi terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait,” ujar Edi Mangun, Minggu (16/8/2026).
Untuk memperkuat ketersediaan stok, pada Jumat (14/8), telah dilakukan penambahan pasokan melalui kedatangan OB Kumai dengan muatan Pertalite dan Pertamax yang selanjutnya digunakan untuk _build up stock_ di SPBU yang berada dalam wilayah penyaluran ex Fuel Terminal (FT) Pangkalan Bun.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina juga terus melakukan manajemen stok dan pengaturan pelayanan di lembaga penyalur, serta berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait di sejumlah wilayah.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terus kami perkuat. Di Kabupaten Kotawaringin Barat, pemerintah daerah juga telah membentuk tim pengawasan bersama lintas fungsi, termasuk aparat penegak hukum, sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM agar tepat sasaran,” jelas Edi.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lamandau turut mengambil langkah melalui penerbitan Surat Edaran Bupati yang mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer.
Pertamina juga terus melakukan pengawasan terhadap pola transaksi di SPBU. Terhadap kendaraan yang terindikasi melakukan pembelian berulang atau aktivitas yang tidak sesuai ketentuan, dilakukan penonaktifan atau delete barcode sesuai mekanisme yang berlaku, sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran. Pertamina mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban distribusi dan memastikan masyarakat memperoleh BBM sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami terus melayani sepenuh hati dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, tertib, dan sesuai ketentuan. Pengawasan dilakukan bukan hanya untuk menjaga ketersediaan stok, tetapi juga memastikan BBM dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak dan membutuhkan,” tambah Edi.
Dengan adanya tambahan pasokan dan langkah pengelolaan stok yang dilakukan secara berkelanjutan, kondisi antrean di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat saat ini menunjukkan perbaikan. Antrean mulai berkurang dan berlangsung dengan lebih tertib serta kondusif. Sementara di Kabupaten Lamandau, antrean masih terlihat di sejumlah titik, namun situasi tetap terpantau tertib dan kondusif.
Pertamina Patra Niaga terus memonitor kondisi di lapangan dan melakukan penyesuaian penyaluran berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah. Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh lembaga penyalur juga terus dilakukan untuk mendukung percepatan normalisasi pelayanan BBM.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan koordinasi seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah dan masyarakat. Pertamina berkomitmen untuk terus memastikan pelayanan energi berjalan sebaik mungkin dan mengupayakan agar kondisi antrean dapat semakin normal,” tutup Edi.
Masyarakat dapat menyampaikan informasi, pertanyaan, maupun pengaduan terkait layanan dan penyaluran BBM melalui Pertamina Customer Solutions 135 yang tersedia 24 jam atau melalui kanal media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.

