
SAMPIT, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dalam rangka menyambut dan menyemarakan HUT Ke-79 RI pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar acara Coffee Morning bersama jajaran Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), instansi vertikal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta insan pers, Senin (3/8/2026).
Acara Coffee Morning sekaligus mempererat tali silaturahmi tersebut, dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor.
Dalam pertemuan itu, dibahas terkait peringatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia. Selain itu juga dibahas langkah antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kotim.
Terkait rangkaian HUT Ke-79 RI, Pemkab memastikan seluruh panitia dan pihak terkait siap menjalankan berbagai agenda peringatan kemerdekaan, mulai dari upacara bendera, pesta rakyat, hingga pengamanan acara agar berjalan khidmat dan semarak.
Kemudian Mitigasi dan Penanganan Karhutla, mendorong kesiap-siagaan seluruh personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla, termasuk peningkatan patroli terpadu dan penegakan hukum.
Insan Pers sebagai mitra strategis pemerintah diharapkan turut mendukung program pembangunan di wilayah Kotim dengan menyebarluaskan informasi pembangunan secara akurat dan obyektif, sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat.
Melalui kegiatan Coffee Morning ini, kita ingin membangun komunikasi yang cair dan terbuka.
“Pembangunan di Kotim tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan kerja sama dari Forkopimda, instansi vertikal, SOPD, serta peran aktif rekan-rekan pers yang selalu mengawal informasi bagi masyarakat,” ujar Halikinnor.
Terkait isu ancaman Karhutla, Bupati menekankan pencegahan dini adalah kunci utama. Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya keterlibatan aktif dari TNI, Polri, Manggala Agni, serta kesadaran masyarakat itu sendiri.
Di sisi lain, menyambut momentum peringatan 17 Agustus, dirinya berharap seluruh elemen masyarakat Kotawaringin Timur ikut serta memeriahkan hari kemerdekaan dengan menjaga suasana daerah tetap aman, bersih, dan kondusif.
Diharapkan setiap kendala teknis di lapangan, baik terkait mitigasi bencana maupun kesiapan perayaan hari besar nasional, dapat segera teratasi dengan koordinasi yang cepat dan efektif, harapnya.

