
SAMPIT, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kebakaran lahan di Kotawaringin Timur terus terjadi, mengakibatkan kabut asap yang berdampak kepada kesehatan manusia terutama para balita.
Saat ini Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merangkak naik seiring makin pekatnya kabut asap.
Penderita dominan berasal dari kelompok balita yang daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa.
Data Dinkes Kotim menunjukkan kenaikan dari 490 kasus (pekan ke-28) menjadi 577 kasus (pekan ke-29)—bertambah 87 kasus dalam waktu satu minggu.
Kabid P2P Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, menegaskan paparan partikel asap sangat mudah memicu keluhan batuk, pilek, hingga sesak napas pada balita.
”Terjadi peningkatan sebanyak 87 kasus dalam satu minggu. Mayoritas penderita ISPA masih didominasi kelompok balita,” tegas Nugroho, Sabtu (1/8/2026).
Sebagai langkah perlawanan terhadap dampak buruk asap, lanjutnya, Dinkes Kotim menyalurkan 12.000 masker dewasa dan 3.000 masker anak di Pasar Al Kamal, serta lima persimpangan jalan Kota Sampit
Dia juga menghimbau kepada masyarakat supaya mengurangi aktivitas di luar ruangan (terutama bagi balita).
Menggunakan masker saat terpaksa keluar rumah.Membanyak minum air putih.
Segera berobat ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala ISPA.Saat ini, pemantauan kualitas udara dan penderita ISPA terus dilakukan secara intensif melalui jaringan puskesmas di seluruh wilayah Kotim.

