
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas menuntaskan rangkaian sosialisasi Program Cetak Sawah 2026.
Kegiatan terakhir digelar di Aula Kantor Dinas PUPR, Rabu (1/7/2026) dengan melibatkan peserta dari Kecamatan Selat, Kecamatan Kapuas Hilir, dan Kecamatan Kapuas Timur.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, H. Hargatin, mengatakan sosialisasi menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan verifikasi dan identifikasi di lapangan.
Tim akan memastikan kesiapan lahan yang diusulkan sebagai lokasi program sekaligus menghitung luasan yang layak untuk dikerjakan.
“Setelah sosialisasi ini, tim akan bergerak ke desa untuk memverifikasi dan mengidentifikasi lokasi rencana kerja, berapa luasan yang dapat dilaksanakan dan mana yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan,” kata Hargatin kepada wartawan usai kegiatan.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan sosialisasi keenam sekaligus penutup dari rangkaian penyampaian program kepada masyarakat. Program Cetak Sawah 2026 menyasar 10 kecamatan dengan total 39 desa di Kabupaten Kapuas.
Meski seluruh tahapan sosialisasi baru berakhir, pelaksanaan pekerjaan di lapangan telah dimulai di sejumlah wilayah yang lebih dahulu menyelesaikan proses sosialisasi.
“Bukan berarti kami menyelesaikan semua sosialisasi terlebih dahulu baru bergerak. Kecamatan dan desa yang sudah siap langsung kami turunkan alat, dan sekarang sebagian sudah mulai bekerja,” ujarnya.
Menurut Hargatin, Program Cetak Sawah 2026 difokuskan pada kawasan pasang surut yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian produktif.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan luas baku sawah sekaligus mendorong produksi pertanian di Kabupaten Kapuas.
Sosialisasi dihadiri tim pelaksana program, perwakilan BPLIP Kelas II Banjarbaru, Konsultan Pengawas Universitas Lambung Mangkurat, tim pelaksana kabupaten, unsur TNI dan Polri, para damang, serta masyarakat dari desa-desa yang menjadi sasaran program. (*/dn)

