
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Anggota DPRD Palangka Raya Noorkhalis Ridha mengatakan, upaya penanggulangan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial semata, namun diperlukan strategi jangka panjang yang mampu membekali masyarakat dengan keterampilan nyata.
“Hal ini penting agar mereka bisa mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di dunia kerja,” katanya, Rabu (1/4/2026).
Sejurus dengan itu lanjut Ridha, maka ia menekankan pentingnya pelatihan dan pendidikan vokasi sebagai solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan sosial memang memiliki peran penting dalam meringankan beban masyarakat, terutama dalam kondisi sulit. Namun tanpa diiringi peningkatan kapasitas dan keterampilan, bantuan tersebut hanya bersifat sementara,” tambahnya.
Lebih lanjut Ridha menjelaskan, bahwa dengan pelatihan vokasi dapat membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun menciptakan lapangan usaha secara mandiri.
Dengan keterampilan yang relevan dan sesuai kebutuhan pasar, masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga berpotensi menjadi pelaku usaha yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Terlepas dari itu ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam merancang program pelatihan yang tepat sasaran. Program yang disusun harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, baik di sektor formal maupun informal.
Selain itu, pelatihan juga perlu didukung dengan fasilitas yang memadai serta pendampingan berkelanjutan agar hasilnya dapat dirasakan secara optimal.
“Sebab itulah, tanpa strategi jangka panjang, masyarakat akan terus bergantung pada bantuan dan sulit untuk keluar dari lingkaran kemiskinan,” tukasnya.
Oleh karena itu, Ridha mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus memperluas akses terhadap program pelatihan dan pendidikan vokasi. Langkah ini dinilai penting agar setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kemampuan diri dan memperbaiki taraf hidupnya. (*/Red)

