Gali Potensi Minat, Bakat dan Prestasi Generasi Muda Kalteng, Pemprov Gelar Grand Final Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata 2024

Ketua TP PKK Prov Kalteng Ivo Sugianto Sabran sampaikan sambutan. (foto/mmckalteng)

PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Dalam upaya menggali potensi minat dan bakat serta prestasi generasi muda di Kalteng yang memiliki talenta, kemampuan, kecerdasan dan penampilan yang menarik Pemerintah Provinsi menggelar ajang Grand Final Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2024 berlangsung meriah.

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Danum Palangka Raya, Kegiatan tersebut, berhasil menyedot animo masyarakat Kalteng untuk menyaksikannya secara langsung maupun via kanal YouTube. Rabu (22/5/2024)

Nampak hadir Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo dan istri Nunu Andriani, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H Nuryakin dan istri Hj Anitha Nuryakin, dan Kepala Perwakilan BI Kalteng Taufik Saleh beserta istri

Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran dalam sambutannya mengatakan Provinsi Kalteng mempunyai potensi budaya dan pariwisata yang luar biasa.

“Apabila ini kita bina secara terpadu dan menyeluruh, bisa menjadi akses dan potensi bagi Kalimantan Tengah yang mendatangkan wisatawan, baik dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Ivo menambahkan, pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini diadakan setiap tahun karena merupakan salah satu kompetisi yang bergengsi bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan prestasinya.

“Karena ini adalah tempat untuk mereka mengeksplorasikan potensi, bakat dan talenta yang mereka miliki,” imbuhnya.

Ivo juga menyampaikan pesan Gubernur Kalteng bahwa dalam pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini, para finalis tidak hanya menampilkan kecantikan/kegantengan fisik semata, tetapi yang terpenting adalah 3B (Brain, Beauty, dan Behaviour).

“Selain itu, diharapkan juga para finalis memiliki interaksi sosial yang baik, berbakat, serta tidak kalah penting attitude yang baik,” sebutnya.

Ivo berharap selain memiliki wawasan yang luas mengenai pariwisata, Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalteng juga lebih aware terhadap program-program di Pemerintah Provinsi Kalteng, salah satunya dalam hal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), yakni tentang pengentasan stunting.

“Duta Pariwisata terpilih nantinya diharapkan juga bisa turut berkontribusi jg terhadap pencegahan stunting di Kalimantan Tengah, karena stunting menjadi tanggung jawab kita semua dalam peningkatan SDM Kalimantan Tengah yang berkualitas,” ungkapnya.

Ivo juga berharap Duta Pariwisata terpilih tersebut memiliki skill komunikasi yang baik dan menjadi role model bagi teman-teman sebayanya dalam pencegahan stunting di Kalteng.

“Melalui kegiatan FBIM ini semoga kita bisa lebih menjaga, menghargai, mencintai dan juga mengembangkan pariwisata dan budaya Kalimantan Tengah, sehingga bisa dikenal tidak hanya di kancah nasional tetapi juga hingga tingkat internasional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata FBIM 2024 ini diikuti Jagau dan Bawi dari 13 Kabupaten/Kota yakni Lamandau, Kapuas, Kotawaringin Timur, Seruyan, Sukamara, Barito Utara, Barito Selatan, Palangka Raya, Murung Raya, Pulang Pisau, Katingan, Kotawaringin Barat, dan Gunung Mas.

Juri lomba Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ada lima orang, yakni Wilda Octaviana Situngkir, Susie Andrianie, Andina Thresia Narang, Thisia Bianty, dan Jimy O Andin.

Berdasarkan hasil keputusan juri, pemenang lomba Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata 2024 jatuh kepada Kabupaten Barito Selatan (Jagau Pariwisata) dan Kabupaten Kotawaringin Barat (Bawi Nyai Pariwisata).

EDITOR:Hendra. C


SUMBER:MMC Kalteng Diskominfosantik Provinsi Kalteng