Gebyar UMKM 2024, Pelaku Usaha Wilayah Barat Diharapkan Naik Kelas dan Berkembang Optimal
Tingkatkan Kualitas Yankes, Wagub Edy Pratowo Harapkan Rakerbidkes Dorong Pembangunan Kesehatan di Kalteng dan Nasional
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI CO ID – Dalam rangka memaksimalkan pelayanan dan Kualitas pelayanan kesehatan (Yankes) Pemerintah Provinsi mempunyai visi dan misi untuk mewujudkan pelayanan yang maksimal dan optimal untuk memberikan bantuan Kesehatan Kepada warga masyarakat, baik dari sisi pelayanan pengobatan, fasilitas kesehatan, rawat inap, klinik bahkan rumah sakit rujukan yang memiliki pelayanan ekstra cepat dan terlengkap untuk menangani berbagai penyakit baik yang tidak menular maupun yang menular bahkan penyakit baru, peningkatan ini semua demi menuju Kalteng Berkah.
Oleh sebab itu pemerintah provinsi dalam hal ini Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo membuka secara resmi Rapat Kerja Bidang Kesehatan Provinsi Kalteng Tahun 2023, bertempat di Swissbell Hotel Palangka Raya, Senin (26/6/2023).
Tema pada Rapat Kerja bidang kesehatan tahun ini adalah “Harmonisasi serta Kolaborasi pusat dan daerah dalam Implementasi Transformasi Kesehatan menuju Kalteng Makin BERKAH”.
Hadir sebagai narasumber Rakerbidkes Provinsi Kalteng yakni Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Setiaji yang hadir secara daring, Sekretaris Badan Eksekutif ADINKES Halik Sidik dan Tim Digital Transformation Office Patota Tambunan yang hadir secara langsung. Nampak hadir Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta Direktur Rumah Sakit se-Kalteng.
Mengawali sambutannya, Wagub H. Edy Pratowo menyampaikan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilaksanakan Rapat kerja Bidang Kesehatan tahun 2023 yang diharapkan dapat memberikan pemikiran, ide, inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan kesehatan di Kalteng dan Nasional.
“Pada saat ini masalah kesehatan yang kita hadapi adalah tiga beban penyakit yaitu masih adanya penyakit menular, tingginya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular, serta munculnya penyakit baru”, ucap Wagub saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng.
Lebih lanjut disampaikan, pengalaman pandemi COVID-19 selama tiga tahun telah mengajarkan bahwa tak ada satupun orang di dunia yang aman. Dibutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif dan tangguh dalam menghadapi ancaman masalah kesehatan yang terjadi saat ini maupun di masa yang akan datang.
“Menjawab tantangan tersebut melalui Visi Gubernur bersama Wakil Gubernur adalah Kalimantan Tengah Makin BERKAH yakni Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis dan Misi mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing”, imbuhnya.
Edy mengutarakan saat ini upaya penguatan pelayanan kesehatan tingkat dasar (Puskesmas) telah melakukan berbagai program dan kegiatan baik akreditasi dan pemenuhan ketenagaan strategis di Puskesmas dan juga untuk peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjutan Rumah Sakit.
Lebih lanjut Edy mengatakan, Saat ini di Kalteng ada 3 (Tiga) Rumah Sakit Rujukan Kabupaten pada RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, RSUD dr. Murdjani Sampit dan RSUD Muara Teweh, dan 2 (Dua) RS Rujukan Provinsi pada RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya juga RSUD Kelas B diwilayah Barat Kabupaten Seruyan Kecamatan Hanau serta 1 (Satu) Rumah Sakit Khusus Jiwa Kalawa Atei di Pulang Pisau.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul dalam laporannya menyampaikan Rapat Kerja Bidang Kesehatan Tahun 2023 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan program-program pusat dan provinsi sebagai acuan dalam meningkatkan kinerja dan capaian indikator prioritas kesehatan dalam rangka mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia maju 2045 serta Kalteng makin BERKAH.
Rapat Kerja Bidang Kesehatan Tahun 2023 ini juga merupakan pertemuan penting guna menciptakan komitmen bersama dan sinergisitas dalam percepatan kemampuan dan Peningkatan dalam pelaksanaan pembangunan di Daerah.
Rapat ini dilaksanakan dengan adanya paparan dan diskusi kebijakan-kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2023 dan peran lintas sektor dalam mendukung bidang kesehatan yang akan disampaikan oleh para narasumber dari Kementerian Kesehatan maupun lintas sektor yang dihadiri kurang lebih 150 orang peserta dari Provinsi dan Kabupaten/ Kota yaitu yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, Kasubag/Sub.Koordinator/Ketua Tim Kerja Penyusunan Program Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Daerah Kabupaten/Kota, Pejabat Eselon III dan IV Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Bidang Kesehatan serta Organisasi Profesi Kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan alat kesehatan Berupa Ventilator ICU untuk 12 Rumah Sakit di Provinsi Kalteng dari Ditjen Pelayanan Kesehatan.