
BUNTOK, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp115 miliar untuk pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Buntok, Kabupaten Barito Selatan, pada tahun anggaran 2027.
Sekretaris Daerah Barito Selatan, Ita Minarni, mengatakan anggaran tersebut telah tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Kesehatan dan direncanakan pembangunannya dimulai awal tahun 2027 dengan konsep gedung tiga lantai.
“Alhamdulillah, anggarannya sudah masuk dalam DIPA Kementerian Kesehatan sebesar Rp115 miliar. Rencananya pembangunan gedung tiga lantai dimulai awal tahun depan,” ujar Ita, Selasa (20/10/2026).
Menurut Ita, pengembangan RSUD Jaraga Sasameh merupakan program strategis untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat Barito Selatan.
Selain sektor kesehatan, pemerintah pusat juga memberikan dukungan pembangunan infrastruktur jalan di Barsel yang rencananya dilaksanakan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.
Di sisi lain, Pemkab Barsel juga tengah mengupayakan bantuan bagi warga terdampak bencana, khususnya yang kehilangan atau mengalami kerusakan rumah akibat kebakaran dan tanah longsor. Program pembangunan rumah tersebut direncanakan mulai direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026 dengan pola swadaya bersama masyarakat.
“Untuk pembangunan rumah warga yang terbakar dan terdampak longsor, pelaksanaannya dilakukan secara swadaya bersama masyarakat serta didukung APBD Perubahan. Pemda terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk sinergi eksekutif dan legislatif, untuk memperjuangkan berbagai program pembangunan di Barsel,” jelasnya.
Ita menegaskan, upaya lobi ke pemerintah pusat tidak semata-mata untuk memperoleh tambahan anggaran dalam bentuk uang, melainkan untuk memastikan program-program pusat dapat dilaksanakan di daerah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Lobi ke pusat ini bukan berarti kita ingin langsung mendapatkan uangnya. Yang utama adalah bagaimana program-program pemerintah pusat bisa dilaksanakan di Barsel dan memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

