
PULANG PISAU, KALTENGTERKINI.CO.ID – Universitas Palangka Raya (UPR) terus mendorong kemandirian ekonomi desa. Melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (FPKP), UPR menggelar pelatihan pengembangan pemasaran digital bagi kelompok usaha di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.
Pelatihan bertajuk “Pengembangan Pemasaran Digital pada Kelompok Usaha di Desa Tuwung” itu digelar di Gedung Sanggar Seni Desa Tuwung, Rabu (7/10/2026) lalu. Sebanyak 20 peserta antusias mengikuti kegiatan, terdiri dari pelaku usaha madu kelulut, kerajinan rotan, peternakan, dan budidaya jamu, serta aparatur desa.
Ketua Tim PkM, Tri Yuliana Eka Sintha, S.P, M.Sc, mengatakan, pelatihan ini lahir dari persoalan klasik yang dihadapi warga. Desa Tuwung memiliki komoditas unggulan yang sangat potensial, namun pemasarannya masih terbatas di sekitar desa.
“Pemasaran masih bertumpu pada pembeli lokal. Padahal potensinya besar. Lewat kegiatan ini kami dampingi masyarakat agar melek digital dan terampil memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang murah, mandiri, dan jangkauannya luas,” jelas Tri Yuliana.
Desa Tuwung sendiri merupakan desa binaan FPKP UPR. Program ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat.
Kepala Desa Tuwung, David Faisal Anderson, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap keterampilan digital ini menjadi titik balik bagi peningkatan ekonomi warga.
Materi pelatihan disampaikan secara praktis oleh dosen Agribisnis UPR, Aswan Adi, S.P., M.Si., agar mudah dipahami bahkan oleh peserta yang belum terbiasa dengan teknologi.
Peserta tidak hanya diberi teori, tapi langsung praktik membuat dan mengelola akun bisnis di Facebook, Instagram, toko daring Shopee, hingga optimalisasi WhatsApp Business yang terintegrasi untuk komunikasi dan transaksi dengan pelanggan.
Kegiatan ditutup dengan praktik pembuatan akun dan diskusi intensif. Tim PkM UPR juga berkomitmen melakukan pemantauan berkala untuk memastikan penerapan pemasaran digital berjalan dan membantu jika ada kendala di lapangan.
Dengan bekal ini, kelompok usaha Desa Tuwung diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas, memperkenalkan potensi unggulan desa ke luar daerah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

