
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kuala Kapuas, Jumat, 9 Oktober 2026.
Jarak pandang terbatas dan udara yang mengganggu pernapasan membuat aktivitas warga, terutama pekerja lapangan, ikut terdampak.
Pantauan di lapangan menunjukkan kabut asap menutupi sejumlah kawasan. Pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan, sedangkan warga yang bekerja di luar ruangan menghadapi kendala saat menjalankan pekerjaan.
“Saya kesulitan beraktivitas karena kabut asap hari ini sangat tebal dan menyulitkan pekerjaan saya di lapangan,” ujar seorang warga yang ditemui di jalan, Jumat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.
Ia juga meminta warga menghentikan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memperburuk kualitas udara.
“Jangan membakar lahan dan sampah di saat kondisi seperti ini, karena dapat memperburuk kondisi udara,” kata Pangeran saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat.
Lebih lanjut, ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan aktivitas pembakaran lahan agar dapat ditindaklanjuti.
Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diimbau menggunakan masker sesuai anjuran Dinas Kesehatan.
BPBD Kapuas, kata Pangeran terus melakukan upaya pemadaman karhutla di sejumlah wilayah untuk menekan penyebaran api sekaligus mengurangi dampak kabut asap.
Di tengah kondisi tersebut, pencegahan pembakaran menjadi langkah penting untuk mencegah asap semakin pekat.
“Kewaspadaan pengguna jalan, perlindungan kesehatan warga, serta keterlibatan masyarakat dalam melaporkan titik api diperlukan agar dampak karhutla tidak semakin meluas,” pungkas Pangeran. (dn)

