
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengimbau masyarakat tidak melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM), menyusul kelangkaan Pertalite yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kalimantan Tengah.
Imbauan tersebut disampaikan Agustiar Sabran usai menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Senin (17/8/2026).
Agustiar mengatakan, persoalan kelangkaan BBM, khususnya Pertalite, menjadi perhatian pemerintah bersama pihak terkait. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan maupun menimbunnya untuk kepentingan tertentu.
“Jangan sampai menimbun. Kalau ada penimbun, laporkan kepada kami,” tegas Agustiar.
Menurutnya, pemerintah telah melakukan koordinasi dengan Kapolda Kalimantan Tengah dan pihak terkait untuk menangani persoalan kelangkaan BBM serta menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat.
Agustiar juga mengajak masyarakat ikut berperan dalam mengawasi distribusi BBM. Jika menemukan adanya dugaan praktik penimbunan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang membantu mengungkap praktik penimbunan BBM, Agustiar menyampaikan adanya hadiah sebesar Rp8,1 juta bagi pelapor.
“Dulu Rp7 juta, sekarang sesuai dengan ulang tahun Republik Indonesia yang ke-81, menjadi Rp8,1 juta,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat bersama-sama menjaga situasi agar distribusi BBM berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Jangan menimbun. Mari kita sama-sama menjaga agar BBM ini cukup untuk masyarakat,” pungkasnya.

