
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas menyambut dimulainya program normalisasi saluran di empat kelurahan di kawasan Kota Kuala Kapuas.
Pekerjaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu diharapkan mampu mengurangi potensi banjir sekaligus memperbaiki sistem drainase perkotaan.
Camat Selat Kabupaten Kapuas, Syarifullah, SP., MP mengatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan dari Dinas PUPR mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut. Normalisasi saluran dilaksanakan di empat kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Selat.
“Kami sudah mendapatkan pemberitahuan dari dinas teknis bahwa di Kecamatan Selat dilaksanakan kegiatan normalisasi saluran yang berlokasi di empat kelurahan di Kota Kuala Kapuas,” kata Syarifullah saat ditemui di kantornya, Selasa (30/6/2026).
Menurut dia, keberadaan saluran yang berfungsi baik menjadi faktor penting dalam penataan kawasan perkotaan.
Pembangunan jalan, tambah Syarifullah, harus berjalan seiring dengan penyediaan sistem drainase agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan genangan saat hujan.
Selain memperlancar aliran air, normalisasi saluran juga diharapkan mengurangi penumpukan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab tersumbatnya saluran.
Lebih lanjut, Syarifullah menjelaskan pekerjaan telah dimulai sejak pertengahan Juni 2026 dan kini telah berjalan sekitar dua pekan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal, kemudian dilanjutkan ke wilayah lain yang juga memerlukan penanganan.
“Harapan kami, setelah pekerjaan di kawasan Kota Kuala Kapuas selesai, kegiatan ini dapat berlanjut ke wilayah-wilayah sekitarnya. Sebab, jika hanya dilakukan di dalam kota tanpa memperhatikan jalur pembuangan air di kawasan lain, potensi banjir tetap bisa terjadi,” ujarnya.
Ia juga menilai pembangunan jalan ke depan perlu dirancang secara terpadu dengan pembangunan drainase, terutama di Kelurahan Selat Tengah, Selat Dalam, dan Selat Hulu.
Menurutnya, jalan yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak didukung dengan drainase yang memadai.
“Ke depan, setiap pembangunan jalan sebaiknya dilengkapi drainase sehingga air hujan dapat langsung mengalir ke sungai dan tidak menggenangi permukiman maupun badan jalan,” pungkas Syarifullah. (*/dn)

