
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama awak media serta anak-anak panti asuhan di Palangka Raya, Rabu (11/3/2026).
Momentum di bulan suci Ramadan ini dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan sekaligus menyampaikan kesiapan BI Kalteng dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan uang tunai menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, Yuliansyah Andrias mengungkapkan, BI Kalteng telah menyiapkan layanan penukaran uang baru bagi masyarakat. Program ini digelar melalui kerja sama dengan sejumlah perbankan di Kalimantan Tengah.
“Masyarakat dapat melakukan penukaran uang baru dengan datang langsung ke kantor-kantor perbankan ataupun kas keliling,” ujarnya.
Untuk memastikan layanan berjalan tertib, masyarakat diminta terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui situs resmi pintar.bi.go.id.
BI Kalteng menyediakan kuota sekitar 11.000 orang untuk layanan penukaran uang baru dengan batas maksimal Rp5,3 juta per orang. “Layanan penukaran uang baru dibuka hingga 17 Maret 2026,” jelasnya.
Ia juga mengakui, meskipun transaksi digital terus digencarkan, kebutuhan uang tunai saat Lebaran masih cukup tinggi, karena masyarakat memiliki tradisi berbagi uang kepada keluarga dan kerabat.
Selain itu, BI Kalteng mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi peredaran uang palsu yang biasanya meningkat menjelang hari raya.
Masyarakat diminta selalu menerapkan prinsip 3D saat memeriksa keaslian uang rupiah, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.
“Kami menekankan agar penukaran uang baru dilakukan hanya di tempat resmi yang disediakan BI bersama perbankan. Hindari penukaran di tempat tidak resmi agar terhindar dari risiko uang palsu,” tegas Andrias.

