
KUALA KAPUAS, KALTENGTERKINI.CO.ID – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kapuas bersama Pimpinan Komisariat K.H. Fakih Usman periode 2026–2027 resmi dilantik, Minggu, 1 Maret 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.
Pembacaan ikrar menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru. Satu per satu nama yang tercantum dalam struktur kepengurusan dipanggil ke depan, menerima mandat organisasi yang tak ringan.
Pelantikan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang KSDM Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, S.Sos, M.Si yang mewakili Bupati Kapuas.
Hadir pula Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriat, S.Pd, M.Pd, Ketua Umum DPD IMM Kalteng beserta jajaran organisasi otonom Muhammadiyah, organisasi kepemudaan, akademisi, alumni, serta kader IMM.
Dalam sambutannya, Ketua PD Muhammadiyah Kapuas, H. Suwarno Muriat menekankan arti penting kepengurusan periode ini bagi denyut gerakan Muhammadiyah di Kapuas. Ia berharap IMM mampu memberi warna baru sekaligus memperkuat konsolidasi internal perserikatan.
“Dalam satu bulan kepemimpinan ini kami membangun kebersamaan melalui berbagai kegiatan. Ke depan, bersama IMM dan seluruh pengurus Muhammadiyah, kita berusaha semaksimal mungkin menjaga keberadaan Muhammadiyah sebagai gerakan,” ujarnya.
Sumarno juga menyinggung kunjungan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, MA beberapa hari sebelumnya ke Kapuas.
Dalam Kunjungan itu, beliau memberi pencerahan sekaligus energi baru bagi kader di daerah, termasuk saat meninjau Masjid Jami Mambulau yang dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Kabupaten Kapuas.
Menurut Suwarno, IMM merupakan laboratorium kader Muhammadiyah. Di ruang itulah intelektualitas ditempa, militansi dibangun, dan integritas diuji. Ia mendorong kepengurusan baru menghadirkan kepemimpinan kolektif-kolegial yang produktif, progresif, dan solutif.
“Gerakan Mahasiswa Muhammadiyah harus tampil sebagai motor perubahan sosial yang mencerahkan, berpikir tajdid, bergerak sistematis, serta berakhlak Qurani,” tegasnya.
Sementara itu, Staf Ahli KSDM, Budi Kurniawan saat membacakan sambutan Bupati Kapuas menyampaikan apresiasi kepada kader IMM yang dinilai konsisten membangun gerakan intelektual, sosial, dan keumatan.
Mahasiswa, kata Budi memegang peran strategis sebagai agen perubahan, kontrol sosial, sekaligus generasi penerus kepemimpinan bangsa.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan momentum awal mengemban amanah organisasi. Amanah itu harus dijalankan dengan tanggung jawab, semangat kolektif, serta inovasi dalam menjawab tantangan zaman,” ucapnya.
Ia berharap kepengurusan baru memperkuat kaderisasi, menjaga soliditas organisasi, serta menghadirkan program yang bersinergi dengan pemerintah daerah—khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai keagamaan dan kebangsaan.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen pemuda dan mahasiswa demi mewujudkan Kapuas yang berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius,” tutup Budi Kurniawan. (*/dn)

