
PALANGKA RAYA, KALTENGTERKINI.CO.ID – Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, memimpin Rapat Koordinasi Unsur Pendukung Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang digelar di Istana Isen Mulang, Kamis (26/2/2026).
Rakor tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memastikan kesiapan lintas perangkat daerah menjelang implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Dalam sambutannya, Gubernur melalui Leonard menegaskan bahwa KHBS merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Kartu Huma Betang Sejahtera adalah komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan dukungan tepat sasaran,” tegas Leonard.
Ia menekankan, program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari sistem pelayanan terpadu yang membutuhkan dukungan kuat lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan KHBS sangat bergantung pada koordinasi, integrasi data, serta kesiapan teknis seluruh unsur pendukung.
“Program Kartu Huma Betang Sejahtera bukan sekadar simbol kebijakan, tetapi instrumen pelayanan yang harus dikelola secara terintegrasi, akuntabel, dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Leonard juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar memperkuat koordinasi dan memastikan kesiapan teknis sebelum pelaksanaan di lapangan. Ia meminta setiap unsur pendukung menyamakan langkah agar implementasi program berjalan efektif.
“Saya menegaskan seluruh unsur pendukung bergerak bersama, menyamakan langkah, dan memastikan pelaksanaannya tepat sasaran serta memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Leonard.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memetakan peran masing-masing perangkat daerah, menyelaraskan kebijakan, serta memperkuat sinergi dalam mendukung keberhasilan KHBS. Dengan koordinasi yang solid dan komitmen bersama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis program ini mampu berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

